LSJ FH UGM

Public Screening and Discussion of Pesta Babi Highlight Ecological Justice and the Rights of Indigenous Papuan Communities

Pusat Kajian Hukum Adat Djojodigoeno yang berkolaborasi dengan Center for Restoration and Regeneration Studies (CERRES), Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial (LSJ), dan Dema Justicia menyelenggarakan kegiatan “Nonton Bersama dan Diskusi Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”. Kegiatan ini dilaksanakan Rabu (13/5/2026) pukul 14.00 WIB di Ruang Auditorium Gedung B Fakultas Hukum UGM. Antusiasme peserta […]

Public Screening and Discussion of Pesta Babi Highlight Ecological Justice and the Rights of Indigenous Papuan Communities Read More »

Eksaminasi Publik Putusan Mahkamah Agung Nomor 5287 K/Pdt/2025 dan Masa Depan Hak Ulayat Dalam Sistem Hukum Indonesia

Pusat Kajian Hukum Adat Djojodigoeno yang berkolaborasi dengan Pusat Kajian Demokrasi, Konstitusi, dan HAM (Pandekha) dan Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial (LSJ) menyelenggarakan Eksaminasi Putusan bertajuk “Eksaminasi Publik Putusan Mahkamah Agung Nomor 5287 K/Pdt/2025 dan Masa Depan Hak Ulayat Dalam Sistem Hukum Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan Kamis (16/4/2026) di Ruang 3.1.1. Fakultas Hukum Universitas

Eksaminasi Publik Putusan Mahkamah Agung Nomor 5287 K/Pdt/2025 dan Masa Depan Hak Ulayat Dalam Sistem Hukum Indonesia Read More »

PANDEKHA dan Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD

 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada yang diwakili oleh Pusat Kajian Demokrasi, Konstitusi, dan HAM (PANDEKHA), Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT), Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial (LSJ), Constitutional Law Society (CLS), DEMA Justicia, dan turut mengundang berbagai akademisi, praktisi, dan aktivis yang berasal dari berbagai instansi maupun komunitas, mengadakan Mimbar Demokrasi dan Pernyataan Sikap di

PANDEKHA dan Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Mimbar Demokrasi Tolak Pilkada Melalui DPRD Read More »

LSJ FH UGM Luncurkan Publikasi Perdana tentang Politik Hukum Proyek Strategis Nasional dan Dampak Ketidakadilan Sosial

Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (LSJ FH UGM) pada awal Juni 2025 meluncurkan publikasi perdana Law and Social Justice (LSJ) Research Series. Edisi pertama ini mengangkat tema “Politik Hukum Pengistimewaan Proyek Strategis Nasional: Peta dan Dampak Ketidakadilan Sosialnya”. Publikasi ini merupakan bagian dari upaya LSJ FH UGM untuk menghadirkan

LSJ FH UGM Luncurkan Publikasi Perdana tentang Politik Hukum Proyek Strategis Nasional dan Dampak Ketidakadilan Sosial Read More »

Eksaminasi Publik Putusan MA soal Suku Awyu: Sorotan atas Keadilan Substantif, Hak Adat, dan Krisis Ekologis Papua

Jumat (2/05/2025), Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial (LSJ) FH UGM, Greenpeace Indonesia, dan Pusaka Bentala Rakyat menggelar, “Eksaminasi Publik Putusan 458 K/TUN/LH/2024 atas Kasus Suku Awyu”. Eksaminasi ini menggandeng W. Riawan Tjandra, Yulia Sugandi, Rikardo Simarmata, Agung Wardana, dan Herlambang P. Wiratraman sebagai Eksaminator yang dipandu oleh Franky Butar-Butar sebagai Moderator. Acara dibuka dengan

Eksaminasi Publik Putusan MA soal Suku Awyu: Sorotan atas Keadilan Substantif, Hak Adat, dan Krisis Ekologis Papua Read More »

Seeking Justice for the Awyu Tribe: Critical Reflections on the Post-Supreme Court Ruling in LSJ FH UGM Discussion

Rabu (19/3/2025) Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial (LSJ) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menggelar diskusi pasca eksaminasi kasus Suku Awyu dengan berkolaborasi bersama Pusat Kajian Hukum Adat Djojodigoeno, Greenpeace, dan Yayasan Pusaka Bentala Rakyat. Diskusi dengan tajuk “Ke Mana Suku Awyu Mencari Keadilan Pasca Putusan MA?” dihadiri oleh I Gusti Agung Wardana

Seeking Justice for the Awyu Tribe: Critical Reflections on the Post-Supreme Court Ruling in LSJ FH UGM Discussion Read More »

Discussion on the Research Culture in University

Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial (LSJ) Fakultas Hukum UGM menjadi tuan rumah untuk diskusi dalam workshop “Kebebasan Akademik, Riset Dan Kebijakan Pendidikan Tinggi”, Rabu (22/1/2025).  Workshop ini menghadirkan kolega peneliti terkait dengan program kerja sama 4 kampus, yaitu Norwegian Center for Human Rights, Oslo University Law School, Chulalongkorn University Law School, dan LSJ Fakultas

Discussion on the Research Culture in University Read More »

Two UGM Students Receive Scholarships to Leiden, Netherlands, to Develop Socio-Legal Research

Dua mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada angkatan 2020, Alfatania Sekar Ismaya dan Raihan Khrisna Amalia, berhasil meraih beasiswa penuh untuk program Erasmus+ International Credit Mobility Grant (Erasmus+ ICM Grant) pada September 2024 hingga Januari 2025 di Universitas Leiden, Belanda. Program ini merupakan bentuk kerja sama antara Van Vollenhoven Institute for Law, Leiden University (VVI

Two UGM Students Receive Scholarships to Leiden, Netherlands, to Develop Socio-Legal Research Read More »

Research and Publication Collaboration on Academic Freedom with Chulalongkorn University and the University of Oslo

Herlambang P. Wiratraman, dosen dari Fakultas Hukum UGM, mendapat undangan untuk menjadi pengajar tamu di Fakultas Hukum Universitas Oslo, Norwegia, pada Rabu (18/9/24) hingg Senin (23/9/24). Undangan ini berasal dari komunitas dosen dan peneliti di Norwegian Center for Human Rights (NCHR), khususnya Departemen Internasional. Ini adalah kali kedua Herlambang diundang oleh NCHR, setelah sebelumnya menjadi

Research and Publication Collaboration on Academic Freedom with Chulalongkorn University and the University of Oslo Read More »

Why Does Academic Freedom in Southeast Asia Need to Be Defended?

Pusat Kajian Hukum dan Keadilan Sosial (LSJ, Center for Law and Social Justice) mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebebasan akademik di Asia Tenggara. Dalam forum The Sixth SEAHRN International Conference (Southeast Asian Human Rights Studies Network), Ketua Pusat Kajian LSJ, Herlambang P. Wiratraman, menjadi narasumber utama pada sesi plenari yang bertema “Academic

Why Does Academic Freedom in Southeast Asia Need to Be Defended? Read More »

Scroll to Top