FH UGM Tingkatkan Literasi Hukum Narapidana Perempuan melalui Penyuluhan Hak Kerja dan Perizinan Usaha

Rabu (29/10/2025), Fakultas Hukum UGM melalui Unit Kerja Pusat Konsultasi Bantuan Hukum (PKBH) bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Yogyakarta telah sukses melaksanakan kegiatan Penyuluhan Hukum. Penyuluhan Hukum ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan hukum kepada para peserta yang hadir, yaitu para narapidana, mengenai isu hukum yang kerap terjadi. Penyuluhan Hukum kali ini mengangkat tema “Pelindungan Hukum Bagi Perempuan yang Bekerja” and “Perizinan Berusaha bagi Perorangan untuk Memulai Usaha” untuk memberikan wawasan hukum terkait hak-hak mereka sebagai seorang pekerja perempuan dan prosedur dalam memperoleh perizinan berusaha.

Acara dimulai pada pukul 09.30 WIB yang diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Kemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan pembuka dari Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Mardiati Ningsih, A.Md.Ip., S.Sos., M.H.. Selanjutnya, pemaparan materi disampaikan oleh Dwi Haryati, S.H., M.H., selaku dosen dari Departemen Hukum Administrasi Negara, dan Susilo Andi Darma, S.H., M.Hum., selaku dosen dari departemen Hukum Perdata. Pemaparan pertama mengenai “Perizinan Berusaha bagi Perorangan untuk Memulai Usaha” disampaikan oleh Dwi Haryati dengan menjelaskan proses cara membuat perizinan berusaha di Online Single Submission (OSS). Selanjutnya, pemaparan materi kedua mengenai “Pelindungan Hukum Bagi Perempuan yang Bekerja” disampaikan oleh Susilo Andi yang menjelaskan mengenai ketentuan maksimal jam kerja, cuti haid, cuti melahirkan, hingga cuti keguguran bagi para pekerja perempuan. Keseluruhan narasumber secara aktif berdiskusi pada sesi tanya jawab dengan para narapidana. Mayoritas pertanyaannya membahas mengenai perbedaan badan hukum untuk perizinan OSS dan isu-isu yang berkaitan dengan hak pekerja perempuan.

Pemaparan materi dari kedua narasumber tersebut dikemas dalam bentuk interaktif dan menarik sehingga terlaksana diskusi dengan baik. Dosen narasumber juga menjawab pertanyaan dari peserta dengan jelas dan solutif. Pelaksanaan penyuluhan hukum ini diharapkan mampu untuk menjadi upaya dalam mewujudkan poin ke-8 Sustainable Development Goals (SDGs) dalam hal mewujudkan Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi and poin ke-16 dalam hal mewujudkan perdamaian, keadilan, dan kelembagaan tangguh.

Author: Ruth Jessieca Margareth Togar (PKBH)

TAGS :  

Latest News

UGM Faculty of Law, NRGS, and PT Pertamina (Persero) Continue the 2026 Pertamina Mini Master of Law Program in Its Second Week of Learning

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Pusat Kajian Tata Kelola Sumber Daya Alam (Natural Resources Governance Studies/NRGS) bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) melalui …

BLC of UGM Faculty of Law Collaborates with RRI Pro 2 Jogja to Promote MSME Legal Literacy through Legal Education Broadcast

Rabu (6/5/2026), Business Law Community (BLC) Fakultas Hukum UGM bekerja sama dengan RRI 2 Pro Jogja menyelenggarakan Siaran Penyuluhan Hukum bertajuk “UMKM Naik Kelas: Usaha …

Suluh Praja and Desa Mitra Collaboration: The Collaboration of PKBH FH UGM, Kejati DIY, and Dema Justicia in Conducting Legal Counseling on Village Treasury Land Management and Village Tourism in Merdikorejo Village, Sleman

Jumat (8/5/2026), Fakultas Hukum Universitas Gadjah mada (FH UGM) melalui unit Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) bersama dengan Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati …

Scroll to Top