Dosen FH UGM Hadir sebagai Pengajar dalam Pelatihan Pencegahan Pelecehan di Tempat Kerja

Sri Wiyanti Eddyono, S.H., LL.M., Ph.D., Direktur Pusat Kajian Law, Gender, and Society Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), diundang untuk menjadi pengajar dalam kegiatan Workplace Harassment Prevention Training yang diselenggarakan pada Senin (5/5/2025) hingga Selasa (6/5/2025) di Cirebon. Pelatihan ini diinisiasi oleh Pertamina Corporate University sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesadaran pekerja terkait pencegahan pelecehan di lingkungan kerja. Melalui agenda ini, Pertamina berupaya menciptakan ruang kerja yang sehat dan produktif dengan menekankan nilai-nilai saling menghormati di antara seluruh karyawan.

Program pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman pekerja mengenai bagaimana mencegah, merespons, dan mengambil langkah tepat ketika menghadapi tindakan pelecehan di tempat kerja. Tidak hanya menekankan aspek hukum, kegiatan ini juga mendorong perubahan budaya organisasi agar lebih peka terhadap isu-isu perlindungan tenaga kerja. Dengan menghadirkan akademisi seperti Sri Wiyanti, penyelenggara memastikan bahwa perspektif akademis berpadu dengan kebutuhan praktis dunia kerja sehingga hasil pelatihan lebih berdampak luas.

Kehadiran Sri Wiyanti sebagai akademisi FH UGM menegaskan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung upaya pencegahan pelecehan di dunia kerja. FH UGM, melalui pusat kajiannya, berperan aktif dalam mengembangkan kajian akademis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan hasil penelitian dapat diimplementasikan dalam praktik nyata. Dengan demikian, kehadiran FH UGM dalam program ini tidak hanya memperkuat kapasitas pekerja, tetapi juga menunjukkan peran strategis universitas dalam menjembatani dunia akademik, kebijakan, dan dunia usaha.

Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini mencerminkan komitmen pada agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Dengan keterlibatan aktif ini, FH UGM memperlihatkan peran strategisnya dalam memperkuat jembatan antara dunia akademik dan praktik korporasi menuju lingkungan kerja yang adil dan berkelanjutan.

TAGS :  

Latest News

Progam Pascasarjana Fakultas Hukum UGM Luluskan 89 Wisudawan

Program Pascasarjana menyelenggarakan kegiatan Pelepasan Wisudawan Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu (21/1/2026). Sebanyak 89 wisudawan dari enam program studi magister secara resmi …

Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M. Dikukuhkan Sebagai Guru Besar dalam bidang Hukum Kelembagaan Negara, Soroti Independensi Lembaga Negara di Indonesia

Dosen Departemen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam …

FH UGM dan Kemenkum RI Gelar Uji Publik RUU Perlindungan Saksi dan Korban

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Kementerian Hukum Republik Indonesia Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-Undangan menyelenggarakan Uji Publik Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Kegiatan ini dilaksanakan di …

Scroll to Top