Three Minute Thesis #4 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UGM “Implikasi Perbedaan Bentuk Akta Keterangan Hak Waris oleh Notaris di Kota Yogyakarta terhadap Peralihan Hak Atas Tanah”

Dalam rangka menyebarluaskan pengetahuan hukum dalam bidang kenotariatan kepada masyarakat, Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UGM pada 20 Agustus 2025 mengunggah Three Minute Thesis #4 pada akun instagram @notariatlaw.ugm dan channel  youtube Magister Kenotariatan FH UGM. Three Minute Thesis merupakan suatu video berisi ringkasan hasil diseminasi penelitian tugas akhir (tesis) mahasiswa. Three Minute Thesis #4 ini mengangkat judul tesis “Implikasi Perbedaan Bentuk Akta Keterangan Hak Waris oleh Notaris di Kota Yogyakarta terhadap Peralihan Hak Atas Tanah” oleh Tiyas Putri Megawati dengan Dr. R.A. Antari Innaka Turingsih, S.H., M.Hum. selaku Dosen Pembimbing.

Penelitian ini berangkat dari latar belakang bahwa akta keterangan hak waris merupakan akta autentik yang dibuat Notaris sebagai dasar peralihan hak atas tanah, namun di Kota Yogyakarta terdapat perbedaan pandangan Notaris mengenai bentuk akta yang dibuat, antara ambtelijk acta atau partij acta sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum karena belum ada pengaturan yang tegas. Latar belakang ini memunculkan dua rumusan masalah, yaitu (1) Bagaimana implikasi perbedaan bentuk akta keterangan hak waris oleh Notaris di Kota Yogyakarta terhadap peralihan hak atas tanah?; dan (2) Bagaimana idealnya bentuk akta keterangan hak waris yang memberikan keadilan dan kemanfaatan bagi para pihak?

Penelitian ini menemukan bahwa perbedaan bentuk akta keterangan hak waris, baik partij acta maupun ambtelijk acta, tidak memengaruhi peralihan hak atas tanah selama mencantumkan saksi. Namun, partij acta dinilai lebih ideal karena menempatkan tanggung jawab pada para pihak, dapat diubah dengan adendum, serta lebih adil dan bermanfaat bagi ahli waris dibandingkan ambtelijk acta yang justru membebankan tanggung jawab penuh kepada notaris.

Three Minute Thesis merupakan bentuk nyata atas komitmen Pengelola dan mahasiswa Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UGM dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang merupakan poin ke-4 dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini ditempuh melalui upaya penyebarluasan pengetahuan hukum dalam bidang kenotariatan supaya masyarakat lebih memahami bentuk akta keterangan hak waris yang tepat sehingga hak ahli waris terlindungi dan proses peralihan tanah tetap memiliki kepastian hukum. Secara lebih lengkap,  Three Minute Thesis #3 ini dapat diakses pada link: https://www.instagram.com/p/DNj_togPTZL/ dan/atau  https://www.youtube.com/watch?v=Z3zOV3Lax7g .

Penulis: Pengelola Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UGM.

TAGS :  

Latest News

Delegasi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Raih Juara 2 Nasional pada Sam RatulangiLegal Writing Competition 2026.

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui delegasinya, Salsabila Zita Amalia (2023), Cut Kayla Layyina (2023), dan Fayyaza Naira Hafidz (2023) yang …

Pro Justicia TVRI Yogyakarta Bahas Hak Bantuan Hukum bagi Penyandang Disabilitas: Dorong Akses Keadilan yang Inklusif di DIY

Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan Program Pro Justicia bekerja sama dengan TVRI Yogyakarta sebagai bagian dari …

Saat Izin Tak Lagi Melindungi: Departemen HAN FH UGM Soroti Krisis Politik Hukum Perizinan

Sabtu (25/4/2026), Departemen Hukum Administrasi Negara (HAN) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan agenda Dialog Publik. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mendesain Ulang Politik Hukum Perizinan” …

Scroll to Top