Peran FH UGM Dukung Penguatan Kebijakan Hukum Digital Nasional

Dosen Fakultas Hukum UGM kembali menjadi narasumber dalam forum diskusi di luar lingkungan UGM. Jumat (12/12/2025), Dr. Muhammad Fatahillah Akbar, S.H., LL.M., Ph.D., menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan Pelindungan Data dan Transaksi Elektronik. Rapat ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Dalam forum tersebut, Dr. Akbar menyampaikan kajian mengenai upaya paksa pemblokiran berdasarkan KUHAP serta original intent pengaturan perjudian dan perjudian daring dalam KUHP dan UU ITE. Kontribusi ini menegaskan peran FH UGM dalam mendukung perumusan kebijakan hukum yang responsif terhadap tantangan ruang digital.

Keterlibatan FH UGM melalui Dr. Fatahillah Akbar selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan kerangka hukum dan koordinasi lintas lembaga dalam penegakan hukum digital. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui kontribusi keilmuan akademisi dalam peningkatan kapasitas dan pemahaman pemangku kepentingan. Dengan peran aktif ini, FH UGM menunjukkan komitmennya dalam mendorong tata kelola ruang digital yang aman, adil, dan berkelanjutan.

TAGS :  

Latest News

Dosen Departemen Hukum Islam FH UGM Menjadi Narasumber Pada Kolegium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun 2025

Sabtu (27/12/2025), Dosen Departemen Hukum Islam Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Hartini, S.H., M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan webinar Kolokium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun …

Perkuat Pendidikan Hukum Berbasis Praktik, FH UGM Laksanakan Program Magang Mahasiswa di Kejati DIY

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) secara resmi melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa magang di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY). Periode magang ini …

Policy Paper: Urgensi Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembiayaan Industri Kementerian Perindustrian

Tekanan perekonomian global, meningkatnya kompetisi perdagangan internasional, serta masuknya produk impor berharga murah telah menurunkan daya saing industri dalam negeri, khususnya industri padat karya. Kondisi …

Scroll to Top