MIH UGM (Kampus Jakarta) dan US-ASEAN Business Council Bahas Penguatan Tata Kelola dan Ketahanan Keamanan Siber Indonesia

US-ASEAN Business Council bekerja sama dengan Program Studi Magister Ilmu Hukum (Kampus Jakarta), Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan kegiatan diskusi roundtable bertema “Strengthening National Cybersecurity Governance and Resilience for Indonesia’s Secure Digital Future” pada Rabu (16/9/2026).

Kegiatan workshop berlangsung pada pukul 08.00–14.40 WIB bertempat di The Westin Jakarta. Kegiatan diskusi ini menjadi ruang akademik dan profesional untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan keamanan siber serta pentingnya penguatan tata kelola dan ketahanan nasional dalam menghadapi tantangan di ruang digital. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan mahasiswa Prodi MIH UGM (Kampus Jakarta) sebagai bagian dari upaya pengembangan wawasan dan kepakaran mahasiswa di bidang Hukum Digital, Hukum Bisnis dan Investasi, serta Kebijakan Publik.

Tema “Strengthening National Cybersecurity Governance and Resilience for Indonesia’s Secure Digital Future” menempatkan isu keamanan siber dalam konteks perkembangan transformasi digital dan kebutuhan akan tata kelola yang mampu mendukung terciptanya ruang digital yang aman dan tangguh. Pembahasan dalam kegiatan ini juga relevan dengan perkembangan kajian hukum digital, khususnya dalam melihat hubungan antara regulasi, kebijakan publik, kepentingan dunia usaha, dan perlindungan dalam ekosistem digital.

Melalui kegiatan diskusi ini, mahasiswa MIH UGM (Kampus Jakarta), berkesempatan untuk memperkaya perspektif akademik sekaligus menghubungkan kajian hukum dengan perkembangan isu keamanan siber yang semakin penting dalam praktik. Interaksi dengan berbagai perspektif dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi riset dan penulisan tesis serta membuka peluang pengembangan jejaring profesional mahasiswa.

Kolaborasi antara US-ASEAN Business Council with an Prodi MIH UGM (Kampus Jakarta), Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, juga mencerminkan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan pemangku kepentingan dalam memperkuat pemahaman terhadap isu-isu strategis di bidang hukum dan kebijakan publik.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan pemahaman mengenai keamanan siber dan ketahanan infrastruktur digital sebagai bagian penting dari transformasi digital yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh dengan mendorong pemahaman mengenai tata kelola keamanan siber, regulasi, dan kebijakan publik yang mendukung terciptanya ruang digital yang aman dan tangguh. Selain itu, kolaborasi antara US-ASEAN Business Council and Program Studi Magister Ilmu Hukum UGM (Kampus Jakarta) sejalan dengan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan dunia usaha dalam merespons tantangan strategis di bidang hukum, teknologi, dan kebijakan publik.

Melalui kegiatan ini, Prodi MIH UGM (Kampus Jakarta) terus mendorong pengembangan pembelajaran yang responsif terhadap dinamika hukum dan perkembangan teknologi. Penguatan wawasan di bidang Hukum Digital diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa dalam memahami berbagai persoalan hukum yang muncul seiring dengan perkembangan ekonomi dan transformasi digital.

Penulis: Ramzy Oansa Ilham

 

TAGS :  

Latest News

Scroll to Top