FH UGM Raih Juara III NMCC Piala Prof. Soedarto X 2025 melalui Delegasi SPARTA

Delegasi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berada di bawah naungan Organisasi Peradilan Semu Satria Paramartha (SPARTA) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Pada kompetisi National Moot Court Competition (NMCC) Piala Prof. Soedarto X Tahun 2025, delegasi FH UGM berhasil meraih Juara III, menunjukkan kapasitas akademik dan performa litigasi mahasiswa FH UGM dalam simulasi peradilan yang sangat kompetitif.

NMCC Piala Prof. Soedarto X yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Diponegoro terdiri atas dua tahap. Tahap pertama adalah babak penyisihan yang diikuti oleh 16 delegasi universitas dari seluruh Indonesia dengan mengangkat kasus tindak pidana korupsi. Tahap kedua adalah babak final yang diikuti oleh 4 tim delegasi terpilih yang lolos dari penyisihan, dengan kasus tindak pidana perdagangan orang. Seluruh rangkaian kompetisi berlangsung secara luring di Semarang pada 31 Oktober–3 November 2025.

Delegasi FH UGM pada kompetisi ini berjumlah 20 orang, terdiri dari 18 peserta kompetisi, yaitu:
Eugenia Graceinka Simbolon (2023), Adrian Pratama Nasution (2023), Benedict Yordan Ezekiel Siregar (2023), Betty Situmorang (2023), Bondan Gandhini Purbosari Sekarjati (2023), Delila Kristin Sormin (2023), Febiela Adistyani (2023), Muhammadi Adji Syahadatain (2023), Novita Dwi Nurhidayati (2023), ⁠Salsabila Nayla Paramitha (2023), ⁠Ramzy Oansa Ilham (2023), Sri Juwita Arisanti (2023), Theresia Anggiani Siahaan (2023), Zahra Fahira (2023), Naura Nasya Benita (2024), As Shoffie Mufida (2024), ⁠Gom Gom Bryan Parasian Siburian (2024), dan James Matthew Samuel (2024). Selain itu, terdapat 2 official, yaitu Ana Aulia (2024) dan Nayza Barika Dewi (2024). Selama masa persiapan, delegasi memperoleh bimbingan intensif dari Dr. Muhammad Fatahillah Akbar, S.H., LL.M. selaku dosen pembimbing.

Prestasi ini turut merefleksikan komitmen FH UGM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Melalui partisipasi dalam kompetisi moot court yang menuntut pemahaman mendalam mengenai tindak pidana korupsi, perdagangan orang, dan tata kelola peradilan yang adil, delegasi FH UGM turut berkontribusi dalam memperkuat budaya hukum, etika penegakan hukum, serta kapasitas kelembagaan penegakan keadilan di masa depan. Selain itu, proses pelatihan, penelitian hukum, dan kolaborasi akademik dalam kompetisi ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, terutama dalam pengembangan keterampilan analitis, profesionalitas hukum, dan pembelajaran berbasis pengalaman nyata.

Tak lupa, seluruh anggota delegasi FH UGM menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan dan kompetisi berlangsung. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa FH UGM untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik almamater ke tingkat nasional maupun internasional.

TAGS :  

Latest News

FH UGM Gelar Pelepasan Purna Tugas Dr. Sulastriyono setelah 38 Tahun Mengabdi di Departemen Hukum Adat

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan acara Pelepasan Purna Tugas bagi Dr. Sulastriyono, S.H., M.Si., dosen Departemen Hukum Adat pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi …

FH UGM Gelar Workshop Double/Joint Degree dan Skema Pembiayaan LPDP untuk Perluas Akses Studi Internasional

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada melalui Program Studi Magister Ilmu Hukum menyelenggarakan Workshop Double/Joint Degree Program: Mitra UGM dan Skema Pembiayaan LPDP. Workshop ini diselenggarakan …

Seminar Nasional PANDEKHA FH UGM Soroti Problem Hukum dan HAM dalam Rancangan Perpres Pelibatan TNI

Pusat Kajian Demokrasi, Konstitusi, dan Hak Asasi Manusia (PANDEKHA) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada bersama Raksha Initiatives dan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan …

Scroll to Top