FH UGM dan Universitas Kyushu Jalin Kerja Sama untuk Dukung SDGs

Senin (17/2/2025), Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Kyushu, Jepang. Kerja sama ini menandai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi akademik global sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Melalui MoU ini, kedua universitas berkomitmen mengembangkan proyek penelitian bersama, program pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penyelenggaraan seminar dan lokakarya kolaboratif. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran hukum sekaligus memperkuat pemahaman lintas budaya di kalangan sivitas akademika.

Kerja sama ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas, poin ke-16 mengenai perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang kuat, serta poin ke-17 mengenai kemitraan global. Melalui kolaborasi ini, FH UGM dan Universitas Kyushu berupaya memberikan kontribusi nyata pada pembangunan berkelanjutan, terutama dengan menjawab tantangan hukum di negara-negara berkembang seperti hak asasi manusia, hukum lingkungan, dan akses keadilan.

Kolaborasi ini menandai tonggak penting bagi FH UGM dalam memperkuat jejaring internasional serta mendukung terciptanya pendidikan hukum yang relevan dengan dinamika global.

TAGS :  

Latest News

Dosen Departemen Hukum Islam FH UGM Menjadi Narasumber Pada Kolegium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun 2025

Sabtu (27/12/2025), Dosen Departemen Hukum Islam Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Hartini, S.H., M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan webinar Kolokium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun …

Perkuat Pendidikan Hukum Berbasis Praktik, FH UGM Laksanakan Program Magang Mahasiswa di Kejati DIY

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) secara resmi melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa magang di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY). Periode magang ini …

Policy Paper: Urgensi Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembiayaan Industri Kementerian Perindustrian

Tekanan perekonomian global, meningkatnya kompetisi perdagangan internasional, serta masuknya produk impor berharga murah telah menurunkan daya saing industri dalam negeri, khususnya industri padat karya. Kondisi …

Scroll to Top