Seminar Nasional “Transformasi Hukum Kontrak dalam Praktik Kenotariatan di Era Digital”

Jumat, (8/5/2026), Program Studi Magister Kenotariatan telah menyelenggarakan acara Seminar Nasional yang bertajuk “Transformasi Hukum Kontrak dalam Praktik Kenotariatan di Era Digital”. Bertempat di Ruang Auditorium Gedung B Fakultas Hukum UGM dan disiarkan secara daring melalui platform Zoom Meeting, acara ini merupakan bagian utama dari rangkaian 3rd Universitas Gadjah Mada Notary Law (UGMNL) Conference 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons terhadap pesatnya digitalisasi yang membawa perubahan fundamental dalam pembentukan dan pelaksanaan perjanjian, termasuk penggunaan kontrak elektronik dan tanda tangan digital. Seminar ini bertujuan untuk menghasilkan pemikiran konstruktif serta rekomendasi praktis bagi penguatan regulasi guna meningkatkan kualitas praktik Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Indonesia dalam menghadapi kompleksitas teknologi dan tantangan lintas batas yurisdiksi.

Seminar Nasional dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Mailinda Eka Yuniza, S.H., LL.M sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para finalis Lomba Contract Drafting Piala Prof. Sudikno Mertokusumo dan Lomba Penyusunan Akta Piala Prof. Sri Soedewi Masjchoen Sofwan, S.H., yang juga menjadi bagian dari rangkaian kompetisi dalam UGMNL 2026 untuk memperkuat kompetensi lulusan di bidang hukum kontrak.

Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Ibu Noor Puspita Sari, S.H., M.Kn. (Kepala Subdirektorat Pemeliharaan Hak Atas Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN), yang mengulas mengenai transformasi layanan pertanahan berbasis elektronik serta implikasi digitalisasi terhadap mekanisme kerja PPAT dalam pendaftaran dan peralihan hak atas tanah, Ibu Prita Miranti Suyudi, S.H., M.Kn. (Notaris & PPAT), yang memaparkan perkembangan kontrak elektronik dalam praktik kenotariatan serta tantangan dalam menjaga keautentikan akta di era digital, dan Bapak Dr. Taufiq el Rahman, S.H., M.Hum. (Akademisi Hukum Perdata), memberikan tinjauan teoritis mengenai perkembangan teori hukum kontrak, penafsiran ulang asas-asas hukum perjanjian, serta aspek keabsahan dan pembuktian kontrak elektronik dalam sistem hukum Indonesia.

Setelah sesi pemaparan materi, moderator yaitu Ibu Dr. R.A. Antari Innaka Turingsih, S.H., M.Hum memberikan kesempatan bagi para peserta, yang terdiri dari mahasiswa Magister Kenotariatan seluruh Indonesia serta praktisi, untuk berdiskusi secara interaktif mengenai mitigasi risiko kontrak digital dan harmonisasi regulasi agar tercipta sistem hukum yang adaptif dan responsif.

Penyelenggaraan Seminar Nasional ini sejalan dengan komitmen Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kegiatan ini berkontribusi pada SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kapasitas akademik dan profesional mahasiswa serta praktisi hukum dalam memahami transformasi hukum kontrak di era digital. Selain itu, pembahasan mengenai digitalisasi layanan pertanahan, kontrak elektronik, dan adaptasi regulasi terhadap perkembangan teknologi juga mendukung SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) dengan mendorong inovasi dan modernisasi sistem hukum berbasis teknologi informasi. Dari perspektif tata kelola hukum, seminar ini turut relevan dengan SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) karena menekankan pentingnya kepastian hukum, keautentikan dokumen elektronik, serta harmonisasi regulasi untuk menciptakan sistem hukum yang adaptif, akuntabel, dan responsif terhadap perkembangan masyarakat digital. Selain itu, keterlibatan akademisi, pemerintah, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai daerah menunjukkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi multipihak dalam memperkuat pengembangan hukum kenotariatan di Indonesia.

Author : Program Director of the Master’s Program in Notarial Law, Faculty of Law, UGM.

TAGS :  

Latest News

Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan XIX, Secara Resmi Telah Selesai

Perkuliahan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan XIX tahun 2026 resmi ditutup pada hari Sabtu (23/5/2026) yang diselenggarakan secara bauran (hybrid) bertempat di Ruang 3.1.1 …

FH UGM dan NCB Interpol Indonesia Soroti Urgensi Penanganan Kejahatan Transnasional yang Melibatkan Yurisdiksi Negara Lain

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) bekerja sama dengan NCB Interpol Indonesia menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Penyelidikan dan Penyidikan Kasus Kejahatan Transnasional yang Melibatkan …

FH UGM Sends Off 87 Undergraduate Graduates in Academic Year 2025/2026 Period III, Advancing Quality Education and Sustainable Justice

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menyelenggarakan Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Program Sarjana Periode III Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini dipimpin …

Scroll to Top