MIH FH UGM Perkuat Kurikulum Berbasis Mutu dan Berkelanjutan Melalui Konsinyasi RPKPS 2025

Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (MIH FH UGM) telah melaksanakan Konsinyasi Penyusunan Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) dan Kurikulum pada tanggal Senin (6/10/2025) hingga Selasa (7/10/2025) di Hotel Tentrem Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen pengajar, ketua departemen, dan tim kerja bidang akademik Fakultas Hukum UGM.

Konsinyasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil Audit Mutu Internal (AMI) and Lokakarya Evaluasi Kurikulum tahun 2024–2025. Tujuannya adalah memperkuat serta menyelaraskan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu hukum, kebutuhan praktisi, serta standar pendidikan nasional maupun internasional. Melalui kegiatan ini, Program Studi MIH menyempurnakan struktur mata kuliah, bobot SKS, dan kesesuaian antara capaian pembelajaran lulusan dengan profil lulusan yang diharapkan.

Selain pembahasan kurikulum, kegiatan ini juga berfokus pada penyusunan RPKPS yang komprehensif dan aplikatif sebagai pedoman operasional dosen dalam pelaksanaan perkuliahan. Dengan perencanaan pembelajaran yang lebih sistematis, strategi pengajaran, metode evaluasi, dan bahan ajar dapat disusun secara terarah serta konsisten dengan kurikulum yang berlaku. Proses konsinyasi berlangsung dalam dua hari dengan sesi penyusunan, presentasi, dan evaluasi bersama untuk memastikan keselarasan antara kurikulum, rencana pembelajaran, dan kebutuhan mahasiswa.

Pelaksanaan kegiatan ini juga sejalan dengan semangat pencapaian This initiative is also closely aligned with the Sustainable Development Goals (SDGs). First, it contributes to SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institutions, particularly by promoting inclusive access to justice and strengthening legal institutions that are responsive to vulnerable groups. Second, it supports SDG 10: Reduced Inequalities by encouraging equal access to legal services for persons with disabilities. Furthermore, the protection of vulnerable groups, especially women with disabilities, is also connected to SDG 5: Gender Equality.Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya: SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan mutu kurikulum dan proses pembelajaran yang berorientasi pada hasil; SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan menyiapkan lulusan hukum yang profesional dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja; serta SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) dengan memperkuat nilai-nilai keadilan, etika, dan tata kelola dalam pendidikan hukum.

Melalui kegiatan konsinyasi ini, Program Studi Magister Ilmu Hukum UGM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat mutu akademik dan relevansi kurikulum, guna mencetak lulusan hukum yang unggul, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan hukum yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Author: Master of Laws Program, Universitas Gadjah Mada

TAGS :  

Latest News

FH UGM and UNTAR Faculty of Law Strengthen Academic Collaboration through Benchmarking and the Exchange of Best Practices

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara (FH UNTAR) pada Jumat (3/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di …

Legal Education on Regional Autonomy: FH UGM Master’s Students and UGM Professor Examine Regional Reorganization through Territorial Expansion

Di balik hiruk-pikuk permasalahan ketatanegaraan saat ini, terdapat satu isu yang jarang dibahas, yakni mengenai pembentukan daerah otonom baru. Jika melihat data dari Kementerian Dalam …

Faculty of Law UGM Conducts Waste Scale Training to Support Sustainable Environmental Management

Kamis (20/6/2026), Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menyelenggarakan pelatihan penggunaan timbangan sampah bagi tenaga alih daya kebersihan dan taman. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan …

Scroll to Top