Dr. Muhammad Fatahillah Akbar FH UGM Jadi Pengajar Pelatihan KUHP Nasional Gelombang 1

Dr. Muhammad Fatahillah Akbar, S.H., LL.M., dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), didapuk menjadi salah satu pengajar dalam Pelatihan Singkat Pendalaman Substansi dan Kebaruan Hukum Pidana Nasional (UU No. 1 Tahun 2023) yang ditujukan bagi hakim tingkat pertama dan banding di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara e-learning pada Senin (25/8/2025) hingga Selasa (26/9/2025) dan dilanjutkan melalui Zoom Meeting pada Rabu (27/8/2025) hingga Jumat (29/9/2025), dengan melibatkan jajaran hakim dari peradilan umum dan agama di seluruh Indonesia.

Dalam sesi kelas B pada Rabu (27/8), Dr. Akbar menyampaikan materi “Kebaruan dan Asas-Asas Hukum Pidana dalam KUHP 2023”. Ia menekankan pentingnya pemahaman kritis terhadap perubahan substansial KUHP baru yang menjadi landasan pembaruan hukum pidana di Indonesia. Menurutnya, hakim memiliki peran strategis untuk memastikan penerapan KUHP 2023 berjalan sesuai prinsip keadilan, penghormatan hak asasi manusia, serta kepastian hukum yang berkelanjutan.

Keterlibatan FH UGM melalui Dr. Akbar tidak hanya menunjukkan kiprah akademisi dalam mendukung proses pembaruan hukum nasional, tetapi juga selaras dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Pertama, SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), karena pelatihan ini memperkuat kapasitas hakim untuk menegakkan hukum yang adil dan akuntabel. Kedua, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dengan menghadirkan transfer pengetahuan akademis yang meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum. Ketiga, SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), melalui penguatan akses keadilan yang setara bagi seluruh warga negara. Dengan partisipasi ini, FH UGM kembali menegaskan perannya sebagai institusi akademik yang menjadi motor perubahan hukum dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

TAGS :  

Latest News

UGM Faculty of Law Delegation Wins 1st Place in English Debate at Euphoria Edu 4.0, Highlighting Mental Health Issues from an SDGs Perspective

The delegation from the Faculty of Law, Universitas Gadjah Mada (FH UGM), has once again achieved a remarkable accomplishment at the national level by securing 1st place in the English Debate category at Euphoria Edu 4.0, organized by the Health Polytechnic of the Ministry of Health Surakarta (Poltekkes Kemenkes Surakarta). The competition was conducted online via Zoom Meeting and reached its final round on Sunday (19 April 2026), with the winners announced on Friday (24 April 2026).

Strengthening Substantive Justice: KMHLi UGM Discussion on Justifications and Excuses in the National Criminal Code

The Litigation Law Master’s Family (KMHLi) of the Faculty of Law, Universitas Gadjah Mada, held a public discussion on the conceptualization of justifications (alasan pembenar) and excuses (alasan pemaaf) in the National Criminal Code, titled “Justifications and Excuses: Whose Reasons?” on Thursday (30/4) at the Auditorium of Building B, Faculty of Law UGM. The event brought together academics and legal practitioners to examine Articles 31 to 44 of Law No. 1 of 2023 on the National Criminal Code before approximately 100 participants.

UGM Faculty of Law Delegation Wins 2nd Place Nationally at the Sam Ratulangi Legal Writing Competition 2026

The Faculty of Law, Universitas Gadjah Mada (FH UGM), has once again achieved a notable accomplishment through its delegation—Salsabila Zita Amalia (2023), Cut Kayla Layyina (2023), and Fayyaza Naira Hafidz (2023)—who secured 2nd place at the Sam Ratulangi Law Writing Competition 2026, organized by the Legal Writing Center, Faculty of Law, Sam Ratulangi University. This national-level Legal Opinion competition carried the main theme “Legal Modernization in Addressing the Challenges of Digital Technology Towards an Inclusive and Adaptive Legal Ecosystem.”

Scroll to Top