UGM Dorong Diskursus Kritis tentang Kebebasan Berkeyakinan di Era KUHP Baru

Sri Wiyanti Eddyono, S.H., LL.M.(HR), Ph.D., dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), hadir sebagai salah satu narasumber utama dalam Seminar Nasional “Gagasan Baru Kebebasan Beragama atau Berkeyakinan dalam KUHP 2023”. Seminar ini diselenggarakan oleh Program Studi Magister Agama dan Lintas Budaya (MALB) / Center for Religious and Cross-Cultural Studies (CRCS) UGM pada Kamis (27/2/2025) Kehadiran Sri Wiyanti menegaskan kontribusi FH UGM dalam mengkritisi sekaligus memperkaya diskursus hukum pidana baru, khususnya pasal-pasal yang berkaitan dengan tindak pidana terhadap agama dan kepercayaan.

Dalam seminar ini, Sri Wiyanti memberikan analisis hukum pidana terkait enam pasal dalam KUHP 2023 yang mengatur tindak pidana terhadap agama atau kepercayaan. Ia menyoroti potensi pasal-pasal tersebut dalam membatasi kebebasan individu sekaligus menekankan perlunya tafsir hukum yang berpihak pada hak asasi manusia. Pandangannya berpadu dengan perspektif narasumber lain, seperti Dr. Zainal Abidin Bagir, Direktur Indonesian Consortium for Religious Studies, dan Muji Kartika Rahayu, S.H., M.Fil., Hakim Ad Hoc Tipikor Pengadilan Negeri Palangkaraya, sehingga memperkaya diskusi publik mengenai kebebasan beragama atau berkeyakinan.

Keterlibatan FH UGM melalui Sri Wiyanti sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Diskusi tentang kebebasan beragama mendukung SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions), dengan mendorong sistem hukum yang inklusif, adil, dan menghormati hak asasi. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan mengedepankan perlindungan terhadap kelompok minoritas, serta SDG 4 (Quality Education) melalui kontribusi akademisi dalam memberikan wawasan kritis kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Dengan peran aktif Sri Wiyanti, FH UGM memperlihatkan komitmennya dalam menjembatani kajian akademis, praktik hukum, dan kebijakan publik demi terciptanya pembangunan berkelanjutan yang menghargai keberagaman.

TAGS :  

Latest News

FH UGM, NRGS, and PT Pertamina (Persero) Continue the Pertamina Mini Master of Law Program 2026 into the Fifth Week of Learning

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada melalui Pusat Kajian Tata Kelola Sumber Daya Alam (Natural Resources Governance Studies/NRGS) bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina …

Terima Kunjungan Kerja Pansus DPR RI, FH UGM Berikan Masukan Akademis dalam Pembahasan RUU Hukum Perdata Internasional

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menerima kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang …

FH UGM Students Conduct Legal Education on Personal Data Protection in the Digital Era through RRI PRO 2 Yogyakarta Broadcast

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, penggunaan layanan digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Aktivitas seperti berbelanja daring, menggunakan media sosial, …

Scroll to Top