Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menyelenggarakan Pelepasan Wisudawan/Wisudawati Program Pascasarjana Periode III pada Kamis (23/4/2026). Pelepasan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam menyiapkan lulusan unggul dan berintegritas. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa pascasarjana yang telah menuntaskan studi dan siap melanjutkan kontribusi di dunia profesional maupun akademik. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dengan dihadiri pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga wisudawan.
Pada periode ini, sebanyak 117 wisudawan resmi dilepas dari berbagai program studi di lingkungan Program Pascasarjana FH UGM. Dari jumlah tersebut, 35 lulusan meraih predikat Pujian, 60 lulusan memperoleh predikat Sangat Memuaskan, dan 22 lulusan mendapatkan predikat Memuaskan. Capaian tersebut menunjukkan kualitas akademik mahasiswa pascasarjana yang terus terjaga dan berkembang secara konsisten.
Wisudawan dengan capaian akademik tertinggi diraih oleh Hanif Shofarudin dari Program Studi Magister Ilmu Hukum (Kampus Jakarta) dengan IPK 3,94 dan Jefferson Hakim dari Program Studi Magister Ilmu Hukum (Kampus Jakarta) dengan IPK 3,93. Prestasi ini menjadi bukti bahwa dedikasi, kedisiplinan, dan semangat belajar dapat menghasilkan capaian akademik terbaik. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi lulusan lain untuk terus berprestasi dan memberi dampak positif di masyarakat.
Adapun wisudawan berasal dari enam program studi, yakni Master in Law, Master of Notary, Master in Business Law and State Law, Magister Ilmu Hukum (Kampus Jakarta), Master in Litigation Law, dan Master in Medical Law. Keragaman program studi ini mencerminkan luasnya bidang keahlian hukum yang dikembangkan FH UGM untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Melalui pendekatan multidisipliner, lulusan diharapkan mampu beradaptasi dengan tantangan hukum kontemporer di tingkat nasional maupun global.
Pelepasan wisudawan ini sejalan dengan komitmen FH UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Pendidikan pascasarjana yang unggul, inklusif, dan berbasis riset menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia berkompetensi tinggi. Melalui pembelajaran yang inovatif dan relevan, FH UGM terus berupaya menghasilkan lulusan yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat internasional.
Selain itu, lulusan pascasarjana hukum juga memiliki peran strategis dalam mendukung SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Para alumni diharapkan menjadi aktor penting dalam memperkuat sistem hukum, meningkatkan akses terhadap keadilan, serta membangun institusi yang transparan dan akuntabel. Bekal keilmuan dan integritas yang diperoleh selama studi menjadi modal utama untuk mendorong terciptanya tata kelola hukum yang lebih baik.
Melalui pelepasan ini, FH UGM menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam tridarma perguruan tinggi. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat diarahkan untuk menjawab tantangan bangsa dan mendukung agenda pembangunan global. Para wisudawan Periode April 2026 diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat keadilan, profesionalisme, dan keberlanjutan di berbagai bidang pengabdian.




