Studi Kasus Zakat di Malang antarkan Dosen IAIN Tulungagung Raih Gelar Doktor

img_3433

Sebuah studi mengenai zakat di Kota Malang telah mengantarkan Nur Fadhilah, S.H.I, M.Hum. meraih gelar doktor di Fakultas Hukum UGM pada Sabtu (22/10). Wanita kelahiran Malang itu mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengelolaan Zakat Berdasarkan Asas Keadilan (Studi Kasus Pengelolaan Zakat di Malang Jawa Timur)”. Disertasi ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal, yaitu pengelolaan zakat di Malang yang pernah dijadikan pelaksanaan inovasi zakat, adanya forum sinergi organisasi pengelola zakat Malang Raya serta adanya keberadaan beberapa Lembaga Amil Zakat (LAZ) di kota Malang.

Ujian terbuka ini diketuai oleh Prof. Dr. Sigit Riyanto, S.H., LL.M. Selaku promotor adalah Prof. Dr. Abdul Ghofur Anshori, S.H., MH., serta Prof. Dr. Nurhasan Ismail, S.H., M. Si. sebagai ko-promotor. Acara tersebut juga mendatangkan anggota eksternal FH UGM yaitu Prof. Dr. Kaelan, MS. dari Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada.

Secara empiris, adanya ketidakadilan dalam pendistribusian zakat dijadikan salah satu landasan Nur Fadhilah untuk memilih zakat sebagai topik dalam disertasinya. Menurutnya, ketidakadilan tersebut disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya adalah belum terpenuhinya ketepatan sasaran serta pencapaian tujuan dari zakat tersbeut. Selain itu, ketidakadilan juga dapat dilihat dari segi normatif yakni  terdapat dalam peraturan perundang-undangan. Hal tersebut berkaitan dengan pengelola zakat yang berbentuk Lembaga Amil Zakat (LAZ), amil zakat perseorangan, dan perkumpulan orang.

Dalam kesimpulan disertasinya, Ia menyebutkan bahwa konsep pengelolaan zakat berdasarkan keadilan dalam aspek normatif harus memenuhi dua kriteria. Kriteria yang pertama yaitu pemberian kesempatan bagi lembaga maupun perorangan untuk melakukan pengelolaan zakat. Sedangkan kriteria yang kedua adalah keharusan terpenuhinya unsur untuk dapat dinyatakan adil yaitu unsur kelayakan, kebebasan, dan persamaan kedudukan.

Di akhir kata, dosen IAIN Tulungagung tersebut memberi saran terkait diperlukannya koordinasi antar badan pengelola zakat di Malang. Serta perlunya peningkatan kualitas tenaga Amil Zakat melalui pelatihan Amil Zakat.

Setelah jeda istirahat kurang lebih 10 menit, Tim Penguji membacakan hasil ujian terbuka yang menyatakan bahwa Nur Fadhilah, S.H.I, M.Hum. lulus dengan predikat sangat memuaskan. Hasil ujian terbuka ini sekaligus mengantarkan Nur sebagai doktor ke-143 yang lulus dari FH UGM. “Sebagai akademisi hukum Islam, saya berharap saudari bekerja dengan hati dan jiwa. Serta dapat membantu memecahkan persoalan yang sudah di depan mata untuk mentransformasikan Islam untuk menjadi visi peradaban dunia baru bagi manusia”, ujar Adbul Ghofur diakhir acara. (Adik Miftakhur Rohmah/Fitri Isni Ridha)

TAGS :  

Latest News

Strengthening Understanding of Labor Law, FH UGM and TVRI Yogyakarta Organize Pro Justicia Educational Broadcast on Worker Protection

Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) bekerja sama dengan Televisi Republik Indonesia (TVRI) Yogyakarta melaksanakan siaran penyuluhan hukum bertajuk “Pro Justicia: Perlindungan Pekerja”. Siaran yang …

[PENDAFTARAN PENDIDIKAN KHUSUS PROFESI ADVOKAT FH UGM ANGKATAN XIX TAHUN 2026 BERSAMA PERHIMPUNAN ADVOKAT INDONESIA RUMAH BERSAMA ADVOKAT (PERADI RBA)]

Halo, Sobat Justicia! Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan Perhimpunan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat (PERADI RBA) menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan XIX …

STRENGTHENING THE UNDERSTANDING OF CITIZENSHIP: FACULTY OF LAW UGM AND TVRI YOGYAKARTA HOLD LEGAL EDUCATION BROADCAST ON THE IMPLICATIONS OF NATURALIZATION AND HUMAN MOBILITY IN THE MODERN ERA

Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) bersama TVRI Yogyakarta berhasil melaksanakan siaran penyuluhan hukum bertajuk “Pro Justicia: Implikasi Naturalisasi dan Mobilisasi Manusia di Era Kini: …

Scroll to Top