Fakultas Hukum Kembali Selenggarakan Pelepasan Wisudawan

Fakultas Hukum UGM baru saja menyelenggarakan Pelepasan Wisudawan Periode II Tahun Akademik 2023/2024 pada Rabu (21/2/2024). Adapun pelepasan wisudawan yang diselenggarakan di Auditorium Gedung B Fakultas Hukum UGM  ini diikuti oleh 65 wisudawan. 

Pelepasan wisudawan ini dibuka oleh Dahliana Hasan, S.H., M.Tax., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Hukum UGM. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan transkrip nilai kepada para wisudawan yang lulus dengan predikat pujian oleh Dr. Heribertus Jaka Triyana, S.H., LL.M., M.A. selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Sistem Informasi dan Adrianto Dwi Nugroho, S.H., Adv.LL.M., LL.D. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama. Penyerahan transkrip nilai kemudian dilanjutkan oleh Dr. Wahyu Yun Santoso, S.H., M.Hum., LL.M. selaku Kaprodi Sarjana.

Dalam pelepasan wisudawan periode ini, predikat wisudawan terbaik diraih oleh Nadia Kirana Putri. Nadia dinyatakan lulus dengan IPK 3,95 sekaligus predikat pujian. Selain Nadia, terdapat 37 wisudawan yang juga lulus dengan predikat pujian.

Selamat kepada para wisudawan Pascasarjana Fakultas Hukum UGM periode I. Semoga pelepasan wisuda ini menjadi awal yang baru bagi para wisudawan.

TAGS :  

Latest News

Dosen Departemen Hukum Islam FH UGM Menjadi Narasumber Pada Kolegium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun 2025

Sabtu (27/12/2025), Dosen Departemen Hukum Islam Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Hartini, S.H., M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan webinar Kolokium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun …

Perkuat Pendidikan Hukum Berbasis Praktik, FH UGM Laksanakan Program Magang Mahasiswa di Kejati DIY

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) secara resmi melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa magang di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY). Periode magang ini …

Policy Paper: Urgensi Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembiayaan Industri Kementerian Perindustrian

Tekanan perekonomian global, meningkatnya kompetisi perdagangan internasional, serta masuknya produk impor berharga murah telah menurunkan daya saing industri dalam negeri, khususnya industri padat karya. Kondisi …

Scroll to Top