Angkat Tema Kejelasan Legal Bisnis, Fakultas Hukum UGM Beri Pelatihan Bagi Karyawan PT Pertamina

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada menggelar program pelatihan hukum bagi para karyawan PT Pertamina (Persero) di Hotel AYANA Midplaza Jakarta, pada Minggu (6/10/2024). Pelatihan yang digelar tersebut mengangkat tema “Legal Business Clarity: Navigation for Oil and Gas Company”.

 Salah satu dosen dari departemen hukum bisnis FH UGM, Royhan Akbar, S.H., LL.M menjadi narasumber dalam program tersebut. Sebagai narasumber, Royhan Akbar memaparkan materi terkait Business Judgment Rule yang terbagi dalam empat sesi. Mulai dari membahas mengenai prinsip dari Business Judgment Rule, doktrin-doktrin, hingga studi kasus, dan kemudian diakhiri dengan post-test.

Kegiatan pelatihan hukum tersebut menjadi  salah satu bentuk penguatan kerja sama antara Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dengan PT Pertamina (Persero). Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat terjalin kerja sama dan hubungan baik yang saling bersinergi antara FH UGM dengan PT Pertamina. Kegiatan ini sejalan juga dengan poin ketujuh belas dari Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu Partnerships for the Goals.

Penulis: Grazie Irene Filia & Nabiel Harits Pratama (Part Timer Departemen Hukum Bisnis)
Editor: PR

TAGS :  

Latest News

Dosen Departemen Hukum Islam FH UGM Menjadi Narasumber Pada Kolegium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun 2025

Sabtu (27/12/2025), Dosen Departemen Hukum Islam Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Hartini, S.H., M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan webinar Kolokium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun …

Perkuat Pendidikan Hukum Berbasis Praktik, FH UGM Laksanakan Program Magang Mahasiswa di Kejati DIY

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) secara resmi melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa magang di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY). Periode magang ini …

Policy Paper: Urgensi Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembiayaan Industri Kementerian Perindustrian

Tekanan perekonomian global, meningkatnya kompetisi perdagangan internasional, serta masuknya produk impor berharga murah telah menurunkan daya saing industri dalam negeri, khususnya industri padat karya. Kondisi …

Scroll to Top