Fakultas Hukum UGM Wujudkan Kampus Inklusif Melalui Fasilitas Ramah Disabilitas

Sebagai wujud nyata komitmennya dalam menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, nyaman, dan berkeadilan, Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menghadirkan video dokumenter bertajuk “Fakultas Hukum Ramah Disabilitas.” Video ini menampilkan berbagai fasilitas fisik yang disediakan untuk mendukung aksesibilitas bagi seluruh sivitas akademika, termasuk penyandang disabilitas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesetaraan dalam pendidikan tinggi.

Dalam video berdurasi sekitar tiga menit tersebut, FH UGM menampilkan berbagai sarana penunjang aksesibilitas, mulai dari area parkir disabilitas, ramp atau jalur landai, guiding block untuk tunanetra, toilet disabilitas, hingga lift dengan tombol braille. Fasilitas-fasilitas ini dirancang agar setiap individu dapat bergerak, belajar, dan beraktivitas dengan aman dan nyaman di lingkungan kampus tanpa hambatan fisik.

Lebih dari sekadar menampilkan infrastruktur, video ini juga menghadirkan testimoni mahasiswa penyandang disabilitas yang membagikan pengalaman mereka selama menempuh studi di Fakultas Hukum. Mereka mengungkapkan bahwa dukungan dari fakultas, baik berupa fasilitas fisik maupun sikap inklusif dari seluruh sivitas akademika, telah menciptakan ruang belajar yang setara dan menghargai perbedaan. Hal ini menjadi bukti bahwa FH UGM tidak hanya berbicara tentang keadilan dan kesetaraan dalam teori hukum, tetapi juga menerapkannya dalam praktik kehidupan kampus sehari-hari.

Upaya ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Melalui penyediaan fasilitas ramah disabilitas, Fakultas Hukum UGM turut berkontribusi terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan menjamin akses pendidikan yang inklusif dan adil bagi semua, serta SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui peningkatan partisipasi sosial dan akademik bagi kelompok difabel. Selain itu, inisiatif ini juga mendukung SDG 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan), dengan menghadirkan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh warganya.

Melalui langkah konkret ini, Fakultas Hukum UGM menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya unggul dalam keilmuan hukum, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. FH UGM terus berkomitmen untuk menjadi kampus yang inklusif, setara, dan berkeadilan, di mana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.

Tonton video di sini

TAGS :  

Berita Terbaru

 Penyuluhan Hukum tentang Pengelolaan Tanah Kas Desa, Hukum Pidana, serta Hak dan Kewajiban Pamong di Kalurahan Logandeng, Gunungkidul

Selasa (21/7/2026), Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) melalui unit Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) bersama Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY) …

Penyuluhan Hukum tentang Penyelesaian Sengketa dalam Hubungan Bertetangga, Pengelolaan Sampah, dan Pengelolaan Tanah Kas Desa di Kalurahan Bendung, Gunungkidul

Selasa (21/7/2026), Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) melalui unit Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) bersama dengan Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati …

Penyuluhan Hukum Seputar KUHP Baru dan Posko Konsultasi Bagi Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta 

 Jumat (17/7/2026), Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) melalui Unit Kerja Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) sukses menyelenggarakan kegiatan penyuluhan dan pelayanan konsultasi …

Scroll to Top