Mahasiswa FH UGM Turut Kembangkan Konsep Good Student Governance

Foto 1

Tiga Mahasiwa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) yang terdiri dari Muhammad Ridwan Siregar, Sendy Prasetya, dan  Hermadi Prananto mengembangkan konsep Good Student Governance. Bersama Nian Undayani Sarsa, mahasiswa Fakultas MIPA dan Ester Yuniawati, mahasiswa Fakultas Farmasi, mereka ingin membuat konsep tata kelola organisasi mahasiswa yang lebih baik. Tahun ini, dengan judul “Implementasi Good Governance Pada Organisasi Mahasiswa di Universitas Gadjah Mada demi Mewujudkan Good Student Governance”, proposal Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang penelitian mereka lolos didanai Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti). Meski dilakukan di UGM, penelitian ini ditujukan kepada seluruh organisasi mahasiswa  se-Indonesia.

Menurut Ridwan, penelitian ini bermula dari kegelisahanya akan kondisi organisasi mahasiswa yang sudah seperti kehilangan arah dan jati diri. “Mereka ingin minta transparansi fakultas, minta transparansi universitas tapi temen-temen organisasi tidak belajar dengan dirinya sendiri, mereka tidak transparan” imbuh Ridwan. Selain itu, monoloyalitas dengan partai  dan rendahnya partisipasi mahasiswa turut menambah kendala yang dialami organisasi mahasiswa saat ini. “Kami ingin membuat suatu rekomendasi yang setidaknya dapat diikuti oleh teman-teman mahasiswa dalam mengelola organisasi mahasiswa yang lebih baik”, pungkas Ridwan.

Penelitian yang didampingi oleh dosen Departemen Hukum Administrasi Negara FH UGM, Triyanto Suharsono, S.H., ini mengacu pada sepuluh prinsip good governance. Dari sepuluh prinsip tersebut, Ridwan bersama timnya akan terlebih dahulu mengembangkan tiga prinsip, yaitu : transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. “Ketiga prinsip ini merupakan tugas dasar dari organisasi mahasiswa dimana mereka harus transparan dalam segi keuangan, harus ada sistem pengawasan agar evaluatif dan tidak terjadi monoloyalitas serta harus partisipatif karena merupakan representasi dari mahasiswa”, jelas Ridwan.

Tiga prinsip tersebut, menurut Ridwan masih belum diatur dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi mahasiswa. Selain itu, pelaksanaan tiga prinsip tersebut masih sebatas culture, sehingga tergantung pada pengurus organisasi mahasiswa. Penelitian ini akan menghasilkan “Buku Putih” yang berisikan tentang konsepsi good student governance, penjelasan sepuluh prinsip good governance, dan rekomendasi untuk seluruh organisasi mahasiswa. (Fardi)

TAGS :  

Berita Terbaru

Fakultas Hukum UGM, NRGS, Dan PT Pertamina (Persero) Lanjutkan Program Mini Magister Hukum Pertamina 2026 Pada Minggu Ke-5 Pembelajaran

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada melalui Pusat Kajian Tata Kelola Sumber Daya Alam (Natural Resources Governance Studies/NRGS) bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina …

Terima Kunjungan Kerja Pansus DPR RI, FH UGM Berikan Masukan Akademis dalam Pembahasan RUU Hukum Perdata Internasional

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menerima kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang …

Mahasiswa FH UGM Gelar Penyuluhan Hukum tentang Pelindungan Data Pribadi di Era Digital melalui Siaran RRI PRO 2 Yogyakarta

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, penggunaan layanan digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Aktivitas seperti berbelanja daring, menggunakan media sosial, …

Scroll to Top