Delegasi Fakultas Hukum UGM Raih Juara 1, Juara 3, dan Berkas Terbaik Dalam Marvelaw Unnes Competition 2022

Delegasi Fakultas Hukum UGM yang terdiri dari 2 tim, yaitu Tim Jalak dan Tim Walabi, berhasil meraih predikat predikat Berkas Terbaik, Juara 1, dan Juara 3 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Marvelaw UNNES Competition 2022. Tema besar yang diusung dalam perlombaan ini adalah “Revitalisasi Hukum Lingkungan Seiring Masifnya Pembangunan Nasional”. Perlombaan yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Hukum UNNES ini berlangsung pada Sabtu (19/11) hingga Senin (21/11) di Balai Kota Semarang dan Fakultas Hukum UNNES.

Perlombaan ini terdiri dari 2 tahap, yakni tahap seleksi berkas dan tahap final. Tahap seleksi berkas dilaksanakan pada September-Oktober 2022 yang mana setiap peserta wajib membuat karya tulis ilmiah dengan tema “Revitalisasi Hukum Lingkungan Seiring Masifnya Pembangunan Nasional”. Dari tema tersebut, terdapat lima sub-tema yang dapat dipilih oleh peserta kompetisi. Tim Jalak memilih sub-tema “Rekonstruksi Hukum Lingkungan Indonesia terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”, sedangkan Tim Walabi memilih sub-tema “Urgensi Penataan Kembali Hukum Lingkungan dalam Menciptakan Lingkungan Sehat Indonesia”.

Dari babak penyisihan tersebut dipilih 5 tim dengan nilai karya tulis ilmiah terbaik untuk kemudian bertanding dalam babak final. Tim yang berhasil lolos ke babak final, yaitu 2 tim dari Universitas Gadjah Mada, 1 tim dari Universitas Indonesia, 1 tim dari Universitas Diponegoro, dan 1 tim dari Universitas Islam Sultan Agung.

Rangkaian babak final dimulai dengan Seminar Nasional dengan pemateri Prof. M. R. Andri Gunawan Wibisana, S.H., LL.M., Ph.D, selaku Guru Besar Hukum Lingkungan FH UI, Yazid Nurhuda, S.H., M.A. selaku Direktur Penegakkan Hukum Pidana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Syahrul Fitra sebagai Senior Forest Campaigner at Greenpeace Southeast Asia.Babak final kemudian dilanjutkan dengan presentasi para finalis di hadapan para juri. 

Dalam perlombaan ini, Tim Jalak yang terdiri dari Dewi Shafarhunny Aqilla (2019) dan Novia Faradia (2019) berhasil meraih Juara 1 sekaligus predikat predikat Berkas Terbaik. Sedangkan Tim Walabi yang terdiri dari Laila Alfina Mayasari (2020) dan Puspa Sukmawati Putri (2020) berhasil meraih Juara 3. 

Atas perolehan prestasi ini, Tim Jalak dan Tim Walabi sebagai perwakilan delegasi FH UGM mengucapkan terima kasih kepada dosen, orang tua, dan semua pihak yang telah membantu selama rangkaian perlombaan. Seacara khusus, Tim Jalak mengucapkan terima kasih kepada Andika Putra, S.H., M.H., L.LM. selaku dosen pembimbing dalam perlombaan ini. 

Semoga mahasiswa Fakultas Hukum UGM lainnya termotivasi untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan menuangkan pemikirannya dalam rangka pembaharuan hukum nasional. 

Penulis: Dewi Shafarhunny Aqilla, Laila Alfina Mayasari, dan Puspa Sukmawati Putri
Penyunting: Humas

Berita Terbaru

Sharing Session Pusat Kajian Law, Gender, and Society FH UGM bersama Nyai Nissa Wargadipura, Pendiri Pesantren Ekologi Ath-Thaariq

Jumat  (23/01/2023), Pusat Kajian Law, Gender, and Society Fakultas Hukum Universitas Gadjah (LGS FH UGM) melakukan sharing session dengan Tokoh Perempuan Inspiratif, Nyai Nissa Wargadipura …

Pemakzulan Presiden: Apakah Boleh? Apakah Mungkin?

Belakangan isu mengenai pemakzulan presiden kembali mencuat. Isu ini muncul sebagai respon terhadap kegaduhan yang terjadi belakangan ini terutama sejak putusan Mahkamah Konstitusi yang membuka …

Bagaimana Sebaiknya Arah Pengembangan Pembelajaran Hukum Administrasi di Indonesia?

Apakah perkembangan regulasi terkait Hukum Administrasi Negara (HAN) dan penguatan Peradilan Tata Usaha Negara (Peratun) lebih dari satu dekade terakhir bisa dilihat sebagai kemajuan, stagnasi, …

Jumat  (23/01/2023), Pusat Kajian Law, Gender, and Society Fakultas Hukum Universitas Gadjah (LGS FH UGM) melakukan sharing session dengan Tokoh Perempuan Inspiratif, …

Belakangan isu mengenai pemakzulan presiden kembali mencuat. Isu ini muncul sebagai respon terhadap kegaduhan yang terjadi belakangan ini terutama sejak putusan Mahkamah …

Apakah perkembangan regulasi terkait Hukum Administrasi Negara (HAN) dan penguatan Peradilan Tata Usaha Negara (Peratun) lebih dari satu dekade terakhir bisa dilihat …

Scroll to Top