Fakultas Hukum UGM Dan Pertamina Perkuat Analisis Hukum Bisnis Lintas Negara Melalui Mini Magister Hukum Pertamina 2025 Di Minggu Ke-9 Pembelajaran

Sinergi strategis antara dunia akademik dan industri kembali berlanjut saat Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada UGM, melalui Pusat Kajian Tata Kelola Sumber Daya Alam NRGS, bersama PT Pertamina Persero melalui Pertamina Corporate University menggelar sesi lanjutan Program Mini Magister Hukum Pertamina 2025. Memasuki pekan kesembilan, program intensif ini diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu, 13–14 September 2025, di Kampus Magister Ilmu Hukum UGM, Jakarta.

Diikuti oleh 60 peserta dari jajaran manajerial hingga pimpinan di lingkungan PT Pertamina Persero, program ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan ketajaman analisis dan pengambilan keputusan strategis berbasis hukum. Sesi kali ini berfokus pada empat pilar hukum bisnis lanjutan yang krusial, yaitu Perbandingan Hukum Persaingan Usaha, Hukum Bisnis Transnasional, Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, serta Hukum Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.

Untuk memastikan kedalaman materi, sesi pembelajaran diisi oleh para pakar terkemuka yang memadukan perspektif akademisi dan praktisi. Peserta mendapatkan wawasan dari Prof. Dr. Ari Hernawan, S.H., M.Hum. Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan, Fakultas Hukum, UGM, Maria Sagrado, S.H., LL.M., M.Kn. Managing Partner Makarim & Taira S., Muhtar Ali, S.H., LL.M., MCIArb. Founding Partner, Muhtar Halim & Partners Law Office, dan Imran Nating, S.H., M.H. Founding Partners, Imran Nating & Partners. Pembahasan intensif berlangsung pada Sabtu pukul 09.00–17.00 WIB dan Minggu pukul 08.00–17.00 WIB.

Menutup rangkaian pembelajaran pada Minggu sore, para peserta mengikuti Post-test 4. Sesi yang berlangsung dari pukul 16.00–17.00 WIB ini dirancang sebagai alat evaluasi untuk mengukur penyerapan materi dan pemahaman mendalam peserta terhadap isu-isu hukum bisnis kompleks yang telah dibahas selama akhir pekan.

Inisiatif ini menegaskan kembali komitmen bersama antara Fakultas Hukum UGM dan Pertamina dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs. Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia SDG 4: Pendidikan Berkualitas, penguatan tata kelola perusahaan yang adil dan transparan SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta kolaborasi lintas sektor yang produktif SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, program ini secara nyata berkontribusi pada pembentukan ekosistem hukum korporasi nasional yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

Penulis: Vito Marcelo Wijaya (NRGS)

TAGS :  

Berita Terbaru

FH UGM dan NCB Interpol Indonesia Soroti Urgensi Penanganan Kejahatan Transnasional yang Melibatkan Yurisdiksi Negara Lain

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) bekerja sama dengan NCB Interpol Indonesia menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Penyelidikan dan Penyidikan Kasus Kejahatan Transnasional yang Melibatkan …

Delegasi Mahasiswa Raih Juara 3 dalam Kompetisi Legal Opinion Fasih Law Fair 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa dalam ajang kompetisi hukum tingkat nasional. Delegasi mahasiswa berhasil meraih Juara 3 dalam Kompetisi Legal Opinion Fasih Law Fair …

Mahasiswi FH UGM Meraih Juara 1 dalam Kompetisi Legal Opinion SALC 2026 

Tim delegasi Fakultas Hukum berhasil meraih prestasi Juara 1 dan predikat Berkas Terbaik dalam Kompetisi Legal Opinion tingkat nasional, Sunan Ampel Legal Competition (SALC) 2026, …

Scroll to Top