Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menyelenggarakan Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Program Sarjana Periode III Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Dr. Heribertus Jaka Triyana, S.H., LL.M., M.A., selaku Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Sistem Informasi, serta didampingi oleh Dr. Khotibul Umam, S.H., LL.M. selaku Ketua Program Studi Sarjana. Pelepasan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik para mahasiswa sekaligus awal kontribusi mereka sebagai sarjana hukum di tengah masyarakat.
Sebanyak 87 wisudawan mengikuti pelepasan pada periode ini. Dari jumlah tersebut, 75 wisudawan berhasil meraih predikat Pujian, 11 wisudawan memperoleh predikat Sangat Memuaskan, dan 1 wisudawan mendapatkan predikat Memuaskan. Capaian tersebut menunjukkan kualitas akademik lulusan FH UGM yang terus terjaga serta komitmen mahasiswa dalam menyelesaikan studi dengan hasil yang membanggakan.
Pada periode ini, terdapat dua wisudawan yang meraih predikat wisudawan terbaik, yaitu Stephanie Novena Eva Prasetyo dan Sri Luqman Hasdha Annisa Ridha dengan perolehan IPK 3,98. Prestasi tersebut mencerminkan dedikasi, kerja keras, dan konsistensi keduanya selama menempuh pendidikan di Fakultas Hukum UGM. Sebagai salah satu wisudawan terbaik, Sri Luqman Hasdha Annisa Ridha dipercaya untuk menyampaikan sambutan mewakili seluruh wisudawan dan wisudawati.
Dalam sambutannya, Sri Luqman menyampaikan rasa syukur atas dukungan keluarga, dosen, dan sivitas akademika yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan studinya. Ia juga mengajak rekan-rekan lulusan untuk terus menjaga integritas, menjunjung nilai-nilai keadilan, dan mengembangkan kapasitas diri di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang. Pesan tersebut menjadi refleksi atas peran strategis lulusan hukum dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan hukum di masa depan.
Pelepasan wisudawan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Hukum UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Melalui penyelenggaraan pendidikan hukum yang unggul dan inklusif, FH UGM berupaya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan berpikir kritis, serta kepekaan terhadap berbagai persoalan masyarakat. Tingginya jumlah lulusan yang meraih predikat pujian menjadi salah satu indikator keberhasilan fakultas dalam menjaga mutu pendidikan tinggi.
Selain itu, para lulusan diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Sebagai sarjana hukum, mereka memiliki tanggung jawab untuk memperkuat supremasi hukum, memperluas akses terhadap keadilan, serta mendukung tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel. Bekal pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh selama masa studi diharapkan dapat menjadi landasan dalam menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.
Melalui pelepasan ini, FH UGM kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada keunggulan akademik, tetapi juga pada keberlanjutan dan kemanfaatan sosial. Para wisudawan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat keadilan, profesionalisme, dan integritas dalam berbagai bidang pengabdian. Dengan demikian, lulusan FH UGM dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus pencapaian agenda SDGs di tingkat global.




