Sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-79, Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menggelar Lomba Justicia: Stand Up Comedy pada Senin (10/2/2025). Kompetisi yang berlangsung di Auditorium Gedung B FH UGM ini mengangkat tema “Seberapa Tahukah Anda Tentang Fakultas Hukum UGM dan Kiprahnya Dalam Masyarakat.” Acara ini menjadi ajang bagi peserta untuk menyampaikan humor yang edukatif dan inspiratif.
Lomba ini diikuti oleh berbagai kalangan civitas akademika FH UGM, mulai dari mahasiswa, tenaga kependidikan (tendik), hingga dosen. Para peserta dinilai berdasarkan enam kriteria utama, yaitu materi, teknik penguasaan panggung dan penonton, public speaking, kelancaran berbicara, originalitas, serta penggunaan kata yang tidak efektif.
Dewan juri yang menilai kompetisi ini terdiri dari juri internal dan eksternal. Juri internal diwaliki oleh Dr. Heribertus Jaka Triyana, S.H., M.A., LL.M. dan Dr. Muhammad Fatahillah Akbar, S.H., LL.M.. Sedangkan juri eksternal diwakili oleh Teguh Nurwantara. Tidak hanya menjadi juri, ketiganya ikut tampil membawakan materi stand up yang sebelumnya sudah dipersiapkan.
Setelah melalui persaingan yang ketat, berikut adalah para pemenang Lomba Justicia: Stand Up Comedy:
- Juara 1: Zaviera Rida Faisa (Mahasiswa)
- Juara 2: Enang Suhartono (Tendik)
- Juara 3: Dr. Totok Dwi Diantoro, S.H., LL.M. (Dosen)
- Juara Favorit: Endah Yusrindari (SKK)
Lomba Justicia: Stand Up Comedy tidak hanya bertujuan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai wadah edukasi yang mengajak peserta dan penonton untuk lebih memahami Fakultas Hukum UGM serta perannya dalam masyarakat. Melalui pendekatan komedi, isu-isu hukum dapat disampaikan dengan cara yang ringan, namun tetap memberikan wawasan bagi civitas akademika.
Selain itu, kegiatan ini juga selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG) 3 dan SDG 4. SDG 3 yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan tercermin dalam aspek kesehatan mental, di mana humor menjadi salah satu cara untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Sementara itu, SDG 4 yang menekankan pendidikan berkualitas hadir dalam lomba ini sebagai bagian dari metode pembelajaran kreatif, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan public speaking peserta tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai Fakultas Hukum UGM dan perannya dalam kehidupan sosial.
Dengan adanya Lomba Justicia: Stand Up Comedy, FH UGM terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang edukatif, inovatif, dan menyenangkan bagi seluruh civitas akademika. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan interaktif.