FH UGM dan DEMA Justicia Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Desa Mitra

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) bersama DEMA Justicia terus menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui program Desa Mitra yang melibatkan Desa Merdikorejo sebagai desa binaan. Program ini berlandaskan visi mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal dengan fokus pada tiga isu utama, yaitu hukum, ekonomi, dan lingkungan.

Pada bidang hukum, FH UGM telah melaksanakan penyuluhan bantuan hukum sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai hak dan kewajiban warga negara. Kegiatan penyuluhan yang menyasar remaja di SMP Negeri 4 Tempel, Merdikorejo, dilaksanakan dalam bentuk seminar dan konsultasi interaktif. Materi yang diberikan tidak hanya berorientasi pada pengetahuan hukum, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran hukum sejak dini.

Sementara itu, pada bidang ekonomi, FH UGM bekerja sama dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM menyelenggarakan pelatihan UMKM bagi anggota Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Desa Merdikorejo. Kegiatan ini menghadirkan narasumber berpengalaman yang memberikan keterampilan praktis dalam pengemasan produk, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan media daring. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat kolaborasi antara akademisi dan pelaku usaha masyarakat.

Secara keseluruhan, program Desa Mitra menunjukkan komitmen FH UGM dalam menjembatani peran akademisi dan masyarakat melalui sinergi edukasi hukum dan penguatan ekonomi. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang responsif terhadap kebutuhan riil dan adaptif terhadap tantangan masa depan.

Sebagai bagian dari kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), program Desa Mitra sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyuluhan hukum yang inklusif, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat penguatan kapasitas UMKM, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui peningkatan literasi hukum sejak dini. Selain itu, kemitraan jangka panjang dengan masyarakat desa mencerminkan dukungan terhadap SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), menegaskan peran FH UGM sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pemberdayaan dan keberlanjutan masyarakat.

Penulis: DEMA Justicia (Kabinet Virya Sankara)

TAGS :  

Berita Terbaru

[PENDAFTARAN PENDIDIKAN KHUSUS PROFESI ADVOKAT FH UGM ANGKATAN XIX TAHUN 2026 BERSAMA PERHIMPUNAN ADVOKAT INDONESIA RUMAH BERSAMA ADVOKAT (PERADI RBA)]

Halo, Sobat Justicia! Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan Perhimpunan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat (PERADI RBA) menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan XIX …

Perkuat Pemahaman Tentang Kewarganegaraan, FH UGM Dan TVRI Yogyakarta Gelar Penyuluhan Terkait Implikasi Naturalisasi Dan Mobilisasi Manusia Di Era Kini

Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) bersama TVRI Yogyakarta berhasil melaksanakan siaran penyuluhan hukum bertajuk “Pro Justicia: Implikasi Naturalisasi dan Mobilisasi Manusia di Era Kini: …

FH UGM Gelar Pelepasan Purna Tugas Dr. Sulastriyono setelah 38 Tahun Mengabdi di Departemen Hukum Adat

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan acara Pelepasan Purna Tugas bagi Dr. Sulastriyono, S.H., M.Si., dosen Departemen Hukum Adat pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini menjadi …

Scroll to Top