Delegasi SABEL FH UGM Raih Juara 1 dan Best Memo pada National Business Legal Talk 2026, Tegaskan Keunggulan Analisis Hukum KIK

Delegasi SABEL yang berasal dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 sekaligus penghargaan “Best Memo” dalam ajang National Business Legal Talk 2026 yang diselenggarakan oleh Business Law Society (BLS) Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini diselenggarakan sebagai forum akademik dan kompetitif yang mempertemukan lebih dari 40 tim delegasi dari 23 universitas terkemuka di Indonesia untuk menguji ketajaman analisis, ketepatan konstruksi hukum, serta keberanian menawarkan solusi terhadap isu-isu hukum bisnis kontemporer.

Delegasi SABEL sendiri terdiri atas 2 (dua) mahasiswa Fakultas Hukum UGM angkatan 2023, yakni Zaidan Chanif Alfarizi (2023) dan Yonathan Kevin Alvianto (2023). Keduanya berhasil menunjukkan kualitas argumentasi hukum yang sistematis, presisi dalam konstruksi norma, tajam dalam menawarkan rekomendasi strategis terhadap permasalahan hukum yang diujikan, serta mengintegrasikan perlindungan hukum KIK dengan kepentingan dunia usaha secara proporsional dan berorientasi jangka panjang.

National Business Legal Talk 2026 secara khusus mengangkat topik Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dalam kerangka tema besar kegiatan yakni “Kerangka Hukum Kekayaan Intelektual sebagai Intangible Asset dalam Lanskap Dunia Bisnis”. Tema ini menekankan urgensi penguatan rezim hukum terhadap KIK sebagai aset tidak berwujud (intangible asset) yang memiliki nilai ekonomi strategis sekaligus dimensi sosial dan kultural. Dalam konteks tersebut, KIK tidak hanya dipandang sebagai hak kolektif komunitas, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, perlindungan identitas budaya, serta fondasi pembangunan bisnis yang berbasis kearifan lokal dan keberlanjutan.

Pada babak penyisihan, setiap delegasi ditantang untuk menyusun legal opinion berbasis kasus posisi yang berkaitan dengan KIK dalam lanskap bisnis modern. Delegasi SABEL melakukan penyusunan berkas melalui riset literatur yang mendalam, penelusuran doktrin dan praktik perbandingan, serta diskusi intensif untuk memastikan konsistensi logika dan ketajaman analisis. Hasilnya, berkas legal opinion dinilai unggul secara metodologis dan substansial sehingga mengantarkan Delegasi SABEL ke posisi teratas. Serta pada babak final, delegasi mempresentasikan dan mempertahankan argumentasi dalam legal opinion dihadapan dewan juri melalui sesi pemaparan dan tanya jawab yang komprehensif.

Capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa hukum untuk terus mengasah kemampuan di bidang Legal Opinion Competition serta berkontribusi aktif dalam pembangunan hukum yang adaptif terhadap dinamika global. Semoga keberhasilan tersebut menjadi langkah awal menuju partisipasi yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih dari sekadar capaian kompetitif, konstruksi argumentasi hukum yang dibangun Delegasi SABEL mencerminkan kontribusi nyata pendidikan tinggi dalam pengembangan kerangka hukum bisnis yang berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, capaian ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui penguatan kapasitas akademik mahasiswa, SDG 8 tentang pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan kompetensi hukum bisnis dan kekayaan intelektual, serta SDG 17 tentang kemitraan melalui kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan institusi. Prestasi ini menegaskan peran strategis pendidikan tinggi dalam membangun literasi hukum yang adaptif, mendorong inovasi regulatif, dan mendukung tata kelola bisnis yang berkelanjutan.

Penulis: Yonathan Kevin Alvianto (Delegasi)

TAGS :  

Berita Terbaru

FH UGM Gelar Workshop Double/Joint Degree dan Skema Pembiayaan LPDP untuk Perluas Akses Studi Internasional

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada melalui Program Studi Magister Ilmu Hukum menyelenggarakan Workshop Double/Joint Degree Program: Mitra UGM dan Skema Pembiayaan LPDP. Workshop ini diselenggarakan …

Seminar Nasional PANDEKHA FH UGM Soroti Problem Hukum dan HAM dalam Rancangan Perpres Pelibatan TNI

Pusat Kajian Demokrasi, Konstitusi, dan Hak Asasi Manusia (PANDEKHA) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada bersama Raksha Initiatives dan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan …

MIH UGM Kampus Jakarta dan Ditjen Imigrasi Gelar Penyuluhan Hukum KUHAP 2026, Perkuat Penegakan Hukum Keimigrasian Berbasis Prinsip SDGs

Prodi MIH UGM (Kampus Jakarta) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyelenggarakan kegiatan penyuluhan hukum dengan tema “Penegakan Hukum Keimigrasian Pasca …

Scroll to Top