Delegasi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Sunan Ampel Legal Competition yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Ampel Surabaya pada 4–5 Mei 2026. Kompetisi nasional ini diikuti oleh 61 universitas dari seluruh Indonesia dan menjadi wadah pengembangan kemampuan berpikir kritis, public speaking, serta kerja sama tim mahasiswa hukum.
Delegasi FH UGM yang tergabung dalam Tim Raden Qasim terdiri atas Athaya Salsabila Samosir (Angkatan 2024), Ni Luh Putu Taman Anandina Seva (Angkatan 2025), dan M. Akbar Adfati Zuhru (Angkatan 2025). Dalam kompetisi bertema “Ecological Constitution: Paradigma Pembaharuan Hukum untuk Mewujudkan Keadilan Lingkungan”, para peserta memperdebatkan berbagai mosi hukum terkait isu lingkungan dan pembaruan hukum nasional.
Tim FH UGM berhasil melewati rangkaian tahapan kompetisi mulai dari babak penyisihan, perempat final, semifinal, hingga final, sebelum akhirnya meraih posisi Juara 3 pada kompetisi debat hukum tersebut. Prestasi ini menjadi wujud komitmen mahasiswa FH UGM dalam mengembangkan kapasitas akademik sekaligus kepekaan terhadap isu hukum dan lingkungan hidup.
Capaian ini juga sejalan dengan komitmen Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui penguatan kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa, SDG 13: Climate Action melalui pengangkatan isu keadilan lingkungan dalam forum akademik, serta SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions melalui pengembangan pemikiran kritis terkait reformasi hukum dan keadilan lingkungan di Indonesia.




