Hadirkan Solusi “Pidana Waktu Luang” untuk Overkapasitas Lapas, Rugun Romaida Hutabarat Raih Gelar Doktor di UGM

Program Studi Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada kembali mencetak lulusan doktor yang membawa pembaruan signifikan bagi sistem peradilan pidana Indonesia. Rugun Romaida Hutabarat, yang juga merupakan Ketua Program Studi Sarjana Hukum Universitas Tarumanegara, berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Kebijakan Selektif dan Limitatif dalam Penjatuhan Pidana Penjara Jangka Pendek sebagai Pemenuhan Tujuan Pemidanaan di Indonesia” dalam ujian terbuka dan promosi doktor pada Jumat (13/02/2026).

Dalam kajiannya, Rugun menyoroti ketergantungan sistem hukum Indonesia pada pidana penjara yang menyebabkan kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) mengalami overkapasitas. Ia mengidentifikasi adanya dominasi pidana tunggal dalam aturan hukum lama (WvS) yang mencapai 67,4%, sehingga membatasi diskresi hakim untuk memberikan sanksi alternatif. Melalui analisis terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Nasional), Rugun menawarkan penguatan kebijakan selektif dan limitatif agar penjatuhan pidana penjara jangka pendek dapat digantikan dengan pidana alternatif yang lebih manusiawi.

Salah satu terobosan yang diusulkan oleh Rugun adalah implementasi pidana waktu luang atau pidana angsuran. Konsep ini memungkinkan terpidana menjalani hukuman pada akhir pekan tanpa kehilangan peran fungsionalnya dalam keluarga dan komunitas sehingga mendukung tujuan rehabilitasi dan reintegrasi sosial secara nyata. Penerapan ini secara khusus ditujukan bagi pelaku tindak pidana berisiko rendah yang memiliki pekerjaan tetap dengan sistem pengawasan berbasis aplikasi oleh jaksa serta pendampingan oleh pembimbing kemasyarakatan untuk menjamin kepatuhan selama masa hukuman.

Sidang promosi doktor ini dipimpin oleh Prof. Adrianto Dwi Nugroho, S.H., Adv.LL.M., LL.D. selaku Ketua Penguji. Tim Promotor terdiri dari Prof. Dr. Marcus Priyo Gunarto, S.H., M.Hum. sebagai Promotor dan Dr. Aroma Elmina Martha, S.H., M.H. dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia sebagai Ko-Promotor. Adapun jajaran tim penguji yang lain meliputi Dr. Supriyadi, S.H., M.Hum., Richo Andi Wibowo, S.H., LL.M., Ph.D., Dr. Muhammad Fatahillah Akbar, S.H., LL.M., serta Dr. Muhammad Rustamaji, S.H., M.H. dari Universitas Sebelas Maret selaku penguji eksternal. Berdasarkan penilaian tim penguji, Rugun dinyatakan lulus dengan Nilai A. Capaian ini menempatkan Rugun sebagai lulusan doktor ke-279 di Fakultas Hukum UGM dan doktor ke-7.152 di lingkungan Universitas Gadjah Mada.

Keberhasilan Rugun meraih gelar doktor di tengah statusnya sebagai orang tua tunggal (single parent) serta duka mendalam karena kehilangan kedua orang tuanya selama masa studi menjadi inspirasi tersendiri bagi hadirin yang hadir. Ketangguhan akademik ini mencerminkan komitmen terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG ke-16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Karya disertasi ini diharapkan tidak hanya memperkaya literatur hukum tata negara dan hukum pidana, tetapi juga menjadi pedoman strategis bagi Mahkamah Agung serta pembuat kebijakan dalam mengawal implementasi keadilan rehabilitatif, guna memastikan kemanfaatan hukum bagi para pencari keadilan benar-benar terwujud di lapangan.

Penulis: Wisnu Arya Audanta (Part-timer PDIH)

TAGS :  

Berita Terbaru

Seminar Nasional MIH UGM Kampus Jakarta Bahas Tantangan Tata Kelola Ekonomi dan Strategi Stabilitas Pasar Modal

Sabtu (4/4/2026), Program Studi MIH UGM (Kampus Jakarta) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Rapor Merah Tata Kelola Pasar Modal Indonesia: Mengurai Tantangan Tata Kelola Ekonomi …

Syawalan dan Halal Bihalal 1447 H FH UGM Perkuat Persaudaraan dan Profesionalitas Kerja

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menyelenggarakan kegiatan Syawalan dan Halal Bihalal Tahun 1447 Hijriah di Auditorium Gedung B, pada Selasa, (31/3/2026). Mengusung tema …

Fakultas Hukum UGM Naik ke Peringkat 151–200 Dunia Versi QS 2026, Perkuat Reputasi Global Bidang Hukum

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan berhasil naik ke peringkat 151–200 dunia dalam pemeringkatan QS World …

Scroll to Top