Delegasi Universitas Gadjah Mada Meraih Juara III dalam Kompetisi Contract Drafting & Negotiation Competition Tingkat Nasional Diponegoro Law Fair 2025

Delegasi Universitas Gadjah Mada yang diketuai oleh Jeremy Kevin Parlindungan Silaban, dengan anggota Fakhrul Haholongan Pulungan, Rizky Hidayat, Fadilla Arafah Rahardjo, Zaidan Chanif Alfarizi, dan Adilah Atha Ramadhani Safri berhasil meraih Juara III (Ketiga) dalam Contract Drafting & Negotiation Competition Tingkat Nasional Diponegoro Law Fair 2025, yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. 

Kompetisi ini mengangkat tema “Peningkatan Konektivitas Layanan Telekomunikasi untuk Mewujudkan Transformasi Ekonomi Digital”, yang menyoroti pentingnya peran sektor telekomunikasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur digital nasional. Melalui tema tersebut, peserta ditantang untuk merancang kontrak yang inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan industri telekomunikasi, dengan memperhatikan aspek hukum, bisnis, dan teknologi yang saling berkaitan. Kompetisi ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa hukum dari berbagai universitas di Indonesia untuk mengasah kemampuan analisis, penyusunan dokumen hukum, serta keterampilan negosiasi dalam konteks bisnis digital yang terus berkembang pesat. 

Delegasi Universitas Gadjah Mada berhasil menembus Babak Final setelah melewati Babak Penyisihan Berkas yang diselenggarakan secara daring pada tanggal 10 Agustus hingga 10 September 2025. Pada Babak Final yang diadakan pada tanggal 25 Oktober 2025 di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, delegasi mempresentasikan karya Contract Drafting berjudul “Perjanjian Managed Services pada Seabridge One Cable System Segmen Indonesia Brach” di hadapan Dewan Juri. Setelah melalui proses penilaian yang ketat, Delegasi Universitas Gadjah Mada diumumkan sebagai Juara III pada pengumuman pemenang yang berlangsung pada tanggal 25 Oktober 2025 di tempat yang sama. 

Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan dan pendampingan yang diberikan oleh Annisa Syaufika Y. R., S.H., M.H., sebagai dosen pendamping yang membimbing secara akademis selama proses perancangan kontrak. 

Pengalaman berharga ini merupakan wujud komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mengembangkan kapasitas dan kualitas akademik mahasiswa, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan hukum nasional. Diharapkan prestasi ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi institusi, masyarakat, dan negara Indonesia secara keseluruhan.

Prestasi ini menjadi bukti nyata peran mahasiswa FH UGM dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperkuat analisis hukum, dan melatih komunikasi publik berbasis etika dan nalar konstitusional. Lebih jauh, keberhasilan ini turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), melalui penguatan kapasitas generasi muda hukum dalam memperjuangkan keadilan, transparansi, dan tata kelola yang demokratis.

Penulis: Delegasi

TAGS :  

Berita Terbaru

Delegasi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Raih Juara 2 Nasional pada Sam RatulangiLegal Writing Competition 2026.

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui delegasinya, Salsabila Zita Amalia (2023), Cut Kayla Layyina (2023), dan Fayyaza Naira Hafidz (2023) yang …

Pro Justicia TVRI Yogyakarta Bahas Hak Bantuan Hukum bagi Penyandang Disabilitas: Dorong Akses Keadilan yang Inklusif di DIY

Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan Program Pro Justicia bekerja sama dengan TVRI Yogyakarta sebagai bagian dari …

Saat Izin Tak Lagi Melindungi: Departemen HAN FH UGM Soroti Krisis Politik Hukum Perizinan

Sabtu (25/4/2026), Departemen Hukum Administrasi Negara (HAN) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan agenda Dialog Publik. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mendesain Ulang Politik Hukum Perizinan” …

Scroll to Top