Tim FH UGM Raih National Champion Jessup 2026 dan Siap Berlaga di Washington, D.C.

Delegasi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam Philip C. Jessup International Law Moot Court Competition 2026 National Round dengan meraih National Champion. Tidak hanya itu, tim FH UGM juga memborong penghargaan Best Combined Memorials dan Best Applicant Memorial, menegaskan keunggulan mereka baik dalam penyusunan argumentasi tertulis maupun penyampaian lisan di persidangan semu hukum internasional paling bergengsi di dunia.

Tim delegasi FH UGM terdiri atas:

  • Raden Fresina Aisyah Choerupriyatna (23/518798/HK/23730 – Oralist)
  • Darrenz Nicholaus Ong (23/517218/HK/23675 – Oralist)
  • Syedati Keira Nasution (23/511498/HK/23487 – Oralist)
  • Daniel Jacob Alexander Purba (25/555962/HK/24382 – Researcher)
  • Wisanggeni Kertya Adi (25/555525/HK/24360 – Researcher)
  • Azkiya Permata Hafziah (24/543471/HK/24207 – Observer)
  • Raasyid Fikriy Wicaksana (25/555469/HK/24355 – Observer)
  • Nindita Putri Nirwasita (24/533614/HK/23938 – Manager)
  • Sureau France Sabina Putri (24/547548/HK/24286 – Manager)

Keikutsertaan dalam Jessup 2026 National Round merupakan perjalanan panjang yang penuh tantangan sekaligus kebanggaan bagi tim UGM. Kompetisi ini menuntut dedikasi tinggi, mulai dari analisis mendalam terhadap problem case hukum internasional, penyusunan memorial dengan argumentasi komprehensif berbasis sumber hukum primer dan sekunder, hingga pelatihan pleading yang terstruktur, presisi, dan persuasif di hadapan panel adjudicator.

Selama kurang lebih satu tahun, tim menjalani persiapan intensif hampir setiap hari sepulang perkuliahan. Proses latihan bahkan dilanjutkan melalui karantina di Jakarta selama liburan semester. Tim juga memperoleh kesempatan untuk mengasah kemampuan pleading bersama sejumlah law firm di Jakarta, sehingga memperkaya pendekatan praktis dan perspektif profesional sebagai calon praktisi hukum internasional. Seluruh proses tersebut membentuk konsistensi, disiplin, daya tahan mental, serta soliditas kerja tim dalam menghadapi dinamika kompetisi.

Penyelenggaraan National Round Jessup 2026 di Universitas Gadjah Mada sebagai tuan rumah menjadikan momentum ini semakin istimewa. Selain bertanding, tim juga berkesempatan menyambut delegasi dari berbagai universitas di Indonesia serta menunjukkan atmosfer akademik dan semangat kompetisi di kampus sendiri. Bertanding di “rumah” menjadi motivasi tambahan untuk memberikan performa terbaik sekaligus menjaga nama baik almamater.

Keberhasilan meraih gelar National Champion serta penghargaan memorial terbaik menjadi puncak dari perjalanan panjang tersebut. Namun, capaian ini bukanlah akhir. Tim FH UGM akan melanjutkan perjuangan ke International Round di Washington, D.C., Amerika Serikat pada Maret 2026, membawa nama Universitas Gadjah Mada dan Indonesia ke panggung internasional dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan.

Prestasi ini juga mencerminkan kontribusi nyata terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Partisipasi dan kemenangan dalam kompetisi hukum internasional mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kapasitas riset, analisis hukum, dan advokasi mahasiswa di tingkat global. Selain itu, substansi hukum internasional yang diperdebatkan dalam Jessup berkaitan erat dengan tata kelola global, penyelesaian sengketa antarnegara, dan supremasi hukum, yang sejalan dengan SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Dengan membentuk calon ahli hukum yang kompeten dan berintegritas, FH UGM turut berkontribusi dalam memperkuat sistem hukum nasional dan internasional yang adil dan berkelanjutan.

Keberhasilan ini kembali menegaskan komitmen FH UGM dalam mencetak generasi jurist yang unggul secara akademik, tangguh secara profesional, dan siap berkontribusi di tingkat global.

Penulis: Nindita Putri N. (CIMC)
Penyunting: Humas

TAGS :  

Berita Terbaru

Pustakawan di Era Society 5.0: Pilar Literasi dan Inovasi Akademik untuk Fakultas Hukum Universitas Gadjah Ma

Pustakawan merupakan tenaga profesional yang memiliki peran penting dalam pengelolaan dan pemanfaatan perpustakaan perguruan tinggi. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan tuntutan akademik yang semakin …

Resmi Ditutup, PKPA XVIII Tegaskan Komitmen Pendidikan Hukum FH UGM dan PERADI

Sabtu (14/02/2026) menjadi hari penutupan perkuliahan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan XVIII tahun 2026. Penyelenggaran perkuliahan tersebut merupakan hasil kolaborasi Fakultas Hukum Universitas Gadjah …

Siaran Hasil Kolaborasi FH UGM dan RRI Pro 2 Yogyakarta Angkat Diskusi Tentang Hak-Hak Warga Negara Dalam Implikasi Naturalisasi di Era Kini Melalui Perspektif Hukum Kewarganegaraan dan Imigrasi

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM), melalui Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) bersama Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 2 Yogyakarta berhasil melaksanakan siaran …

Scroll to Top