Soroti Tindakan Presiden Dalam Transisi Antar Waktu Pemilu Di Indonesia, Kardiansyah Afkar Meraih Gelar Doktor Ilmu Hukum

Program Studi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada kembali berhasil mencetak lulusan doktor ilmu hukum. Kardiansyah Afkar mahasiswa prodi doktor ilmu hukum berhasil meraih gelar doktor dalam ujian terbuka yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada pada Jumat (17/10/2025) dengan judul disertasi Kekuasaan Presiden Dalam Masa Transisi Antar-Waktu Pemilu Di Indonesia. 

Disertasi ini menyoroti mengenai tindakan-tindakan presiden (petahana) untuk mengamankan posisi pasca lengser dari jabatan kepresidenan. Tindakan ini dapat berupa penyalahgunaan kewenangan dalam wujud kegiatan dan program, maupun penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya. Kontroversi mengenai kekuasaan presiden dalam masa transisi ini telah berlangsung pasca reformasi. Hal ini kemudian menimbulkan wacana tentang pemberhentian sementara atau pengunduran diri bagi presiden, cuti kampanye dan pembatasan kekuasaan di masa transisi. 

Disertasi tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa terdapat kekosongan hukum dalam pelaksanaan kekuasaan Presiden di masa transisi antar waktu Pemilu di Indonesia pasca-reformasi. Kekosongan hukum tersebutlah yang membuka ruang terjadinya penyalahgunaan kekuasaan oleh presiden (petahana). Penyalahgunaan kekuasaan ini tidak hanya mencederai prinsip supremasi konstitusi dan keadilan pemilu, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap demokrasi. Dibutuhkan pembentukan undang-undang transisi kepresidenan dan/atau undang undang kelembagaan kepresidenan untuk mengisi kekosongan hukum tersebut. 

Sidang promosi doktor dihadiri oleh Prof. Adrianto Dwi Nugroho, S.H., Adv.LL.M., LL.D.selaku ketua penguji, anggota penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Enny Nurbaningsih, S.H., M.Hum., Richo Andi Wibowo, S.H., LL.M., Ph.D., Prof. Dr. Ni’matul Huda, S.H.,M.Hum. (FH UII) , Dr. rer. Pol. Mada Sukmajati, M.PP. (Fisipol UGM) serta Dr. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M. dan Andy Omara, S.H., M.Pub&Int.Law., Ph.D selaku tim promotor. 

Kardiansyah Afkar dikukuhkan menjadi lulusan doktor ke 276 Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dan lulusan doktor ke 6685 Universitas Gadjah Mada.

Keberhasilan Kardiansyah Afkar mencerminkan komitmen Fakultas Hukum UGM dalam mendukung terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan Tujuan 16 tentang Institusi yang Kuat dan Berkeadilan. Karya disertasi Kardiansyah Afkar tidak hanya memperkaya keilmuan pada bidang konstitusionalisme dan hukum tata negara, namun juga memberikan pemahaman mengenai dinamika eksekutif dalam masa transisi pemilu. Disertasi ini memberikan pandangan kritis yang berbasis bukti yang dapat berimplikasi positif dalam integritas demokrasi di Indonesia. 

Penulis: Alexandra Lisa Wijaya (Part Timer PDIH)

TAGS :  

Berita Terbaru

Dosen Departemen Hukum Islam FH UGM Menjadi Narasumber Pada Kolegium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun 2025

Sabtu (27/12/2025), Dosen Departemen Hukum Islam Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Hartini, S.H., M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan webinar Kolokium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun …

Perkuat Pendidikan Hukum Berbasis Praktik, FH UGM Laksanakan Program Magang Mahasiswa di Kejati DIY

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) secara resmi melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa magang di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY). Periode magang ini …

Policy Paper: Urgensi Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembiayaan Industri Kementerian Perindustrian

Tekanan perekonomian global, meningkatnya kompetisi perdagangan internasional, serta masuknya produk impor berharga murah telah menurunkan daya saing industri dalam negeri, khususnya industri padat karya. Kondisi …

Scroll to Top