Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menyelenggarakan Pengajian Bulan Muharram 1448 H yang dirangkaikan dengan acara Mangayubagyo Kepulangan Jemaah Haji Warga Fakultas Hukum UGM pada Rabu (15/7). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan bagi sivitas akademika FH UGM.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Forum Pengajian Fakultas Hukum UGM, Dr. Sigid Riyanto, S.H., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa bulan Muharram merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat keimanan, memperbaiki diri, serta mempererat ukhuwah di lingkungan Fakultas Hukum UGM. Selain itu, beliau juga menyampaikan apresiasi dan doa kepada warga FH UGM yang telah kembali dari Tanah Suci agar memperoleh predikat haji yang mabrur serta dapat menjadi teladan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Memasuki sesi inti, ceramah disampaikan oleh Ustaz Mujiman yang mengupas makna dan keistimewaan bulan Muharram sebagai salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Dalam tausiahnya, beliau menjelaskan asal-usul penetapan bulan Muharram sebagai awal tahun dalam kalender Hijriah. Meskipun penanggalan Hijriah dimulai pada bulan Muharram, peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah tidak berlangsung pada bulan tersebut. Penetapan Muharram sebagai awal tahun Hijriah merupakan hasil musyawarah pada masa Khalifah Umar bin Khattab yang mempertimbangkan makna strategis hijrah sebagai tonggak perkembangan peradaban Islam.
Selain membahas bulan Muharram, Ustaz Mujiman turut menyampaikan pesan kepada para jemaah haji yang telah kembali ke tanah air. Beliau mengingatkan bahwa predikat haji mabrur tidak berhenti pada selesainya rangkaian ibadah di Tanah Suci, melainkan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas ibadah, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan Pengajian Bulan Muharram 1448 H dan Mangayubagyo Kepulangan Jemaah Haji ini, FH UGM berharap semangat tahun baru Hijriah dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas sebagai insan akademik.
Kegiatan Pengajian Bulan Muharram 1448 H dan Mangayubagyo Kepulangan Jemaah Haji ini juga sejalan dengan komitmen Fakultas Hukum UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui penyelenggaraan pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai moral bagi sivitas akademika. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institutions dengan menanamkan nilai integritas, ketakwaan, serta sikap istiqamah sebagai landasan dalam membangun lingkungan akademik yang beretika, inklusif, dan berkeadilan.




