Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menjadi tuan rumah Asian Law and Society Association (ALSA) Annual Meeting 2025 yang diselenggarakan pada 11–13 Desember 2025 di Faculty of Law, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Konferensi internasional ini mengusung tema “Law and Justice in Asia: Embracing Diversity, Enhancing Equity” dan menjadi forum global bagi akademisi, peneliti, serta mahasiswa untuk mendiskusikan dinamika hukum dan keadilan di kawasan Asia.
Konferensi ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang berasal dari berbagai universitas dan institusi akademik di berbagai negara. Rangkaian kegiatan akademik mencakup 10 concurrent sessions dengan 4–5 makalah di setiap sesi, serta kegiatan pendukung berupa Welcome Reception, Conference Banquet, dan Excursion. Selain itu, ALSA Annual Meeting 2025 juga menghadirkan Young Scholars Workshop pada hari pertama sebagai bentuk dukungan bagi pengembangan peneliti muda.
Penyelenggaraan konferensi ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan kajian hukum, keadilan, dan tata kelola institusi di Asia. Selain itu, forum ini juga mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pertukaran pengetahuan dan penguatan kapasitas akademik lintas negara, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan jejaring dan kolaborasi akademik internasional.
Penyelenggaraan ALSA Annual Meeting 2025 di FH UGM menegaskan komitmen universitas dalam memperkuat jejaring akademik global serta mendorong pengembangan kajian hukum dan masyarakat yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.




