FH UGM dan KKP Sepakati Addendum Kontrak Penyusunan RPP Rig to Reefs dan Rig to Fish Farm

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyepakati Addendum Kontrak Swakelola Pelaksanaan Swakelola Tipe II terkait Penyusunan Naskah Urgensi dan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengelolaan Alih Fungsi Anjungan Minyak Lepas Pantai Pasca Operasi menjadi Terumbu (Rig to Reefs) dan Budidaya Ikan (Rig to Fish Farm).

Kesepakatan tersebut ditandatangani pada Selasa (25/11/2025) oleh Dr. Miftahul Huda, M.Si., selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Sekretariat Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP, bersama Dekan Fakultas Hukum UGM, Dahliana Hasan, S.H., M.Tax., Ph.D.

Addendum kontrak ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara kedua belah pihak dalam rangka memperkuat landasan hukum pengelolaan anjungan minyak dan gas bumi lepas pantai yang telah berakhir masa operasinya. Melalui kerja sama ini, FH UGM berperan dalam penyusunan Naskah Urgensi dan Rancangan Peraturan Pemerintah yang akan menjadi dasar kebijakan nasional terkait alih fungsi anjungan menjadi terumbu buatan serta sarana budidaya perikanan.

Maksud dari kontrak kerja sama tersebut adalah untuk mendukung pengembangan institusi agar para pihak dapat melaksanakan tugas dan fungsi kelembagaan masing-masing secara optimal. Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan menunjang peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan, sekaligus mengimplementasikan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh Fakultas Hukum UGM.

Adapun tujuan utama kontrak kerja sama ini adalah tersusunnya Naskah Urgensi dan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Alih Fungsi Anjungan Minyak Lepas Pantai Pasca Operasi menjadi Terumbu (Rig to Reefs) dan Budidaya Ikan (Rig to Fish Farm) yang komprehensif, aplikatif, serta selaras dengan prinsip keberlanjutan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

Melalui kerja sama ini, FH UGM menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan kebijakan publik berbasis kajian akademik, khususnya di bidang hukum kelautan dan pemanfaatan ruang laut secara berkelanjutan. Hal ini selaras dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 14: Kehidupan di Bawah Air (Life Below Water),  SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim (Climate Action), dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).

TAGS :  

Berita Terbaru

Seminar Nasional MIH UGM Kampus Jakarta Bahas Tantangan Tata Kelola Ekonomi dan Strategi Stabilitas Pasar Modal

Sabtu (4/4/2026), Program Studi MIH UGM (Kampus Jakarta) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Rapor Merah Tata Kelola Pasar Modal Indonesia: Mengurai Tantangan Tata Kelola Ekonomi …

Syawalan dan Halal Bihalal 1447 H FH UGM Perkuat Persaudaraan dan Profesionalitas Kerja

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menyelenggarakan kegiatan Syawalan dan Halal Bihalal Tahun 1447 Hijriah di Auditorium Gedung B, pada Selasa, (31/3/2026). Mengusung tema …

Fakultas Hukum UGM Naik ke Peringkat 151–200 Dunia Versi QS 2026, Perkuat Reputasi Global Bidang Hukum

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan berhasil naik ke peringkat 151–200 dunia dalam pemeringkatan QS World …

Scroll to Top