Fakultas Hukum UGM Promosikan Program Internasional ke Kedutaan Besar Vietnam

Kamis (23/1/2025), Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah signifikan untuk meningkatkan kolaborasi pendidikan internasional dengan mempromosikan Program Sarjana Internasional (IUP) kepada Kedutaan Besar Vietnam di Jakarta. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya yang berfokus pada pendidikan berkualitas dan peningkatan enrolmen di pendidikan tinggi.

Pertemuan tersebut diwakili oleh Muhammad Jibril, S.H., M.PrivateLaw, seorang anggota fakultas terkemuka yang menekankan pentingnya kemitraan pendidikan dalam membangun pemahaman dan kerjasama global. Selama presentasi, Jibril menyoroti fitur unik dari IUP, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa internasional dan memberikan pemahaman komprehensif tentang sistem hukum dalam konteks global.

Promosi program IUP ini merupakan bagian dari strategi lebih luas UGM untuk memposisikan dirinya sebagai institusi terkemuka di Asia Tenggara. Dengan menarik mahasiswa dari Vietnam dan negara tetangga lainnya, UGM bertujuan untuk menciptakan komunitas akademik yang dinamis yang mencerminkan kekayaan dan keberagaman budaya di kawasan ini.

TAGS :  

Berita Terbaru

Dosen Departemen Hukum Islam FH UGM Menjadi Narasumber Pada Kolegium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun 2025

Sabtu (27/12/2025), Dosen Departemen Hukum Islam Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Hartini, S.H., M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan webinar Kolokium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun …

Perkuat Pendidikan Hukum Berbasis Praktik, FH UGM Laksanakan Program Magang Mahasiswa di Kejati DIY

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) secara resmi melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa magang di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY). Periode magang ini …

Policy Paper: Urgensi Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembiayaan Industri Kementerian Perindustrian

Tekanan perekonomian global, meningkatnya kompetisi perdagangan internasional, serta masuknya produk impor berharga murah telah menurunkan daya saing industri dalam negeri, khususnya industri padat karya. Kondisi …

Scroll to Top