Delegasi CLS Raih Prestasi dalam Raden Rahmat Law Fair

Delegasi Constitutional Law Society Fakultas Hukum UGM berhasil meraih Juara III dalam Raden Rahmat Law Fair bidang Esai Hukum pada Selasa (16/5) di Surabaya. 

Raden Rahmat Law Fair sendiri merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Law Debate Community UIN Sunan Ampel Surabaya. Kompetisi yang diselenggarakan sejak April 2023 ini memiliki beberapa cabang lomba yaitu Debat Hukum, Esai Hukum, dan Legal Opinion. Dalam cabang Esai Hukum, tema yang diangkat adalah  “Konstitusionalisme dalam Dinamika Negara Hukum Indonesia”. 

Dalam babak final, delegasi yang terdiri dari Nasywa Ananditha Bilal (2022) dan Andi Sitti Ainy Nur Alifah (2022) mempresentasikan mengenai esai mereka yang mengangkat sub tema  “Partisipasi Publik dalam Proses Penyusunan Program Legislasi Nasional melalui Doktrin Kepercayaan Publik untuk Mewujudkan Demokrasi Pancasila”. Setelah melalui babak final, esai yang disusun oleh delegasi berhasil meraih Juara III.

Atas perolehan prestasi tersebut, kedua delegasi berharap agar kedepannya dapat terus meningkatkan prestasi dalam bidang kepenulisan dan tak gentar dalam menghadapi lawan.

Penulis: Nasywa Ananditha Bilal

TAGS :  

Berita Terbaru

Dosen Departemen Hukum Islam FH UGM Menjadi Narasumber Pada Kolegium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun 2025

Sabtu (27/12/2025), Dosen Departemen Hukum Islam Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Hartini, S.H., M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan webinar Kolokium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun …

Perkuat Pendidikan Hukum Berbasis Praktik, FH UGM Laksanakan Program Magang Mahasiswa di Kejati DIY

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) secara resmi melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa magang di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY). Periode magang ini …

Policy Paper: Urgensi Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembiayaan Industri Kementerian Perindustrian

Tekanan perekonomian global, meningkatnya kompetisi perdagangan internasional, serta masuknya produk impor berharga murah telah menurunkan daya saing industri dalam negeri, khususnya industri padat karya. Kondisi …

Scroll to Top