Prestasi gemilang kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM). Delegasi FH UGM melalui Tim Mochtar Kusumaatmadja yang terdiri dari Archadia Massayu Paleva (2023), Selvia Fida Zalfa (2023), dan Hafidh Amirul Huda (2023) berhasil mengukir pencapaian membanggakan dengan meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Pekan Hukum XIII Tahun 2025. Tidak hanya meraih Juara 1, tim ini juga menyabet predikat berkas terbaik dan presentasi terbaik, menegaskan keunggulan mereka baik dalam penulisan maupun penyampaian gagasan. Mereka tampil sebagai yang terbaik setelah bersaing ketat dengan 35 tim delegasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Studi dan Konsultasi Hukum (PSKH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini mengusung tema “Membumikan Hukum, Merawat Demokrasi Menuju Indonesia yang Berkeadilan”. Kompetisi tersebut menjadi wadah strategis bagi mahasiswa hukum seluruh Indonesia untuk menghadirkan gagasan segar dalam merespons tantangan demokrasi dan problematika hukum di tanah air.
Dalam kompetisi ini, tim Mochtar Kusumaatmadja mengusung karya tulis ilmiah bertajuk “Optimalisasi e-Procurement Melalui Smart Contract Berbasis Blockchain sebagai Upaya Pencegahan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa.” Tulisan ini membedah persoalan tingginya tingkat korupsi dalam sektor pengadaan barang dan jasa, sekaligus menyoroti celah dalam digitalisasi sistem pengadaan yang belum sepenuhnya efektif. Melalui inovasi penerapan teknologi Smart Contract berbasis Blockchain, Tim Mochtar Kusumaatmadja menawarkan sebuah kerangka solusi yang lebih transparan, otomatis, dan nyaris mustahil dimanipulasi yang dianggap mampu mempersempit ruang gerak tindak pidana korupsi.
Dewan juri menilai karya tersebut unggul karena menghadirkan kebaruan konsep, analisis yang kuat, serta relevansi tinggi terhadap agenda pembenahan tata kelola hukum nasional. Pendekatan interdisipliner antara hukum dan teknologi juga menjadi nilai lebih yang mengantarkan Tim Mochtar Kusumaatmadja mencapai posisi puncak. Capaian ini tidak hanya menjadi bukti kualitas akademik mahasiswa FH UGM, tetapi juga menjadi dorongan bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, berkompetisi, dan berkontribusi bagi penguatan hukum di Indonesia.
Penulis: Archadia Massayu Paleva (FPPH PALAPA)




