Unit Riset dan Publikasi (URP) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Three Minutes Research Competition. Kompetisi ini diselenggarakan Senin (9/2/2026), pukul 09.00–13.30 WIB di Ruang 3.1.1 FH UGM. Kegiatan ini diikuti oleh 20 penerima Hibah Penelitian Mahasiswa dari jenjang Sarjana dan Pascasarjana serta terbuka untuk umum sebagai bentuk transparansi dan diseminasi hasil riset kepada sivitas akademika.
Kompetisi ini menantang peserta untuk mempresentasikan gagasan dan temuan penelitian mereka secara ringkas, sistematis, dan komunikatif dalam waktu tiga menit. Format tersebut dirancang untuk melatih kemampuan komunikasi ilmiah sekaligus memastikan bahwa hasil penelitian dapat dipahami secara luas, tidak hanya di kalangan akademisi tetapi juga pemangku kepentingan lainnya. Kompetisi dapat diikuti secara individu maupun berkelompok.
Pada jenjang Sarjana, Juara 1 diraih oleh Rahmah Salsabilla, Rachma Ananda Sulaiman, dan Afanin Fariq Fajriya. Juara 2 diberikan kepada Andi Sitti Ainy Nur Alifah dan Fitria Amesti Wulandari, sementara Juara 3 diraih oleh Patricia Nerissa Krisna Putri dan Markus Togar Wijaya. Adapun penghargaan Poster Terfavorit diberikan kepada Septi Widiya dan Rayhan Alif Syahputra.
Sementara itu, pada jenjang Pascasarjana, Juara 1 diraih oleh Zahlul Pasha. Juara 2 diberikan kepada Poppy Hairunnisa dan Resti Kurnia, sedangkan Juara 3 diraih oleh Muhammad Fajri Zulfi. Penghargaan Poster Terfavorit pada kategori ini diberikan kepada Avika Mauidhotul Khasanah.
Penyelenggaraan Three Minutes Research Competition ini mencerminkan komitmen FH UGM dalam memperkuat budaya riset yang inklusif, kompetitif, dan berdampak. Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kapasitas akademik mahasiswa berbasis penelitian. Selain itu, kompetisi ini mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan mendorong inovasi gagasan hukum yang relevan dengan perkembangan masyarakat, serta berkontribusi pada SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) karena riset hukum yang dihasilkan berpotensi menjadi landasan rekomendasi kebijakan publik dan pembaruan sistem hukum.
Melalui forum ini, FH UGM tidak hanya memberikan ruang apresiasi bagi mahasiswa berprestasi, tetapi juga memperkuat ekosistem akademik yang mendorong penelitian berkualitas sebagai fondasi pembangunan hukum yang berkeadilan dan berkelanjutan.




