Pengumuman Pelaksanaan Tes Substansi bagi Peserta Seleksi Calon Mahasiswa Baru Program Studi Magister Kenotariatan FH UGM TA 2020/2021

PENGUMUMAN

Bersama dengan ini diinformasikan kepada Peserta Seleksi Calon Mahasiswa Baru Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Tahun Akademik 2020/2021 bahwa pelaksanaan tes substansi akan dilaksanakan pada

Hari : Rabu
Tanggal : 22 Juli 2020
Waktu : 09.00 – selesai
Sifat : Daring / Online
Media : Aplikasi Video Call WhatsApp
Materi Ujian : PIH – PHI, Hukum Pertanahan, dan Hukum Perjanjian.

Sehubungan dengan hal tersebut, peserta dimohon untuk menyiapkan diri secara teknis. Jika peserta ada yang belum memiliki atau ada masalah dengan No WhatsApp (hilang, terkunci, dan lain-lain) mohon memberikan informasi kepada kami melalui No WhatsApp +6285643311539 dengan format nama#nopeserta#nolama#nobaru paling lambat hari Senin 20 Juli 2020 jam 16.00.

Demikian informasi ini disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 18 Juli 2020
Ketua Pengelola
Program Studi Magister Kenotariatan

Dr. Sutanto, S.H., M.S.

 

untuk mengunduh file pengumuman dan pembagian kelompok,
silahkan klik di sini (dalam proses)

TAGS :  

Berita Terbaru

Dosen Departemen Hukum Islam FH UGM Menjadi Narasumber Pada Kolegium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun 2025

Sabtu (27/12/2025), Dosen Departemen Hukum Islam Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Hartini, S.H., M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan webinar Kolokium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun …

Perkuat Pendidikan Hukum Berbasis Praktik, FH UGM Laksanakan Program Magang Mahasiswa di Kejati DIY

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) secara resmi melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa magang di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY). Periode magang ini …

Policy Paper: Urgensi Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembiayaan Industri Kementerian Perindustrian

Tekanan perekonomian global, meningkatnya kompetisi perdagangan internasional, serta masuknya produk impor berharga murah telah menurunkan daya saing industri dalam negeri, khususnya industri padat karya. Kondisi …

Scroll to Top