Fakultas Hukum UGM Hadir dan Semarakkan WEE 2024 di Surabaya

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan bangga berpartisipasi dalam World Education Expo 2024, yang diadakan di Sheraton Hotel Surabaya pada Minggu (3/9/2024). Acara bergengsi ini bertujuan untuk mempromosikan kemitraan global dalam pendidikan dan meningkatkan peluang pendaftaran bagi siswa di seluruh dunia. Partisipasi Fakultas Hukum UGM menegaskan komitmennya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan yang berkualitas.

World Education Expo 2024 mengumpulkan berbagai institusi pendidikan dan calon pelajar dalam satu tempat. Acara ini menyediakan platform untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam pendidikan. Fakultas Hukum UGM diwakili oleh Tri Rahmat Hidayat, A.Md., sebagai staf akademik, dan Virga Dwi E., S.H., LL.M., sebagai dosen pendamping, yang berinteraksi dengan peserta dan memamerkan program serta inisiatif fakultas.

Saat World Education Expo 2024 berakhir, Fakultas Hukum UGM meninggalkan kesan mendalam di hati para peserta, memperkuat posisinya sebagai institusi terkemuka dalam pendidikan hukum. Komitmen fakultas untuk mendorong kemitraan global dan meningkatkan peluang pendidikan pasti akan memberikan manfaat bagi generasi siswa di masa depan.

TAGS :  

Berita Terbaru

Dosen Departemen Hukum Islam FH UGM Menjadi Narasumber Pada Kolegium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun 2025

Sabtu (27/12/2025), Dosen Departemen Hukum Islam Fakultas Hukum UGM, Prof. Dr. Hartini, S.H., M.Si. menjadi narasumber dalam kegiatan webinar Kolokium Hukum Islam Kontemplasi Akhir Tahun …

Perkuat Pendidikan Hukum Berbasis Praktik, FH UGM Laksanakan Program Magang Mahasiswa di Kejati DIY

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) secara resmi melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa magang di Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY). Periode magang ini …

Policy Paper: Urgensi Pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pembiayaan Industri Kementerian Perindustrian

Tekanan perekonomian global, meningkatnya kompetisi perdagangan internasional, serta masuknya produk impor berharga murah telah menurunkan daya saing industri dalam negeri, khususnya industri padat karya. Kondisi …

Scroll to Top