Fakultas Hukum UGM Dan Pertamina Tingkatkan Pemahaman Hukum Keuangan Dan Pasar Modal Melalui Mini Magister Hukum Pertamina 2025 Di Minggu Ke-10 Pembelajaran

Sinergi strategis antara dunia akademik dan industri kembali berlanjut saat Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada UGM, melalui Pusat Kajian Tata Kelola Sumber Daya Alam NRGS, bersama PT Pertamina Persero melalui Pertamina Corporate University menggelar sesi lanjutan Program Mini Magister Hukum Pertamina 2025. Memasuki pekan kesepuluh, program intensif ini diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu, 20–21 September 2025, di Kampus Magister Ilmu Hukum UGM, Jakarta.

Diikuti oleh 60 peserta dari jajaran manajerial hingga pimpinan di lingkungan PT Pertamina Persero, program ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan ketajaman analisis dan pengambilan keputusan strategis berbasis hukum. Sesi kali ini berfokus pada empat pilar krusial dalam praktik hukum bisnis modern, yaitu Hukum Keuangan Publik, dinamika Kontrak Komersial, strategi mitigasi risiko melalui Hukum Organisasi Perusahaan, hingga mekanisme kompleks dalam Hukum Pasar Modal.

Untuk memastikan kedalaman materi, sesi pembelajaran diisi oleh para pakar terkemuka dari Fakultas Hukum UGM. Peserta mendapatkan wawasan langsung dari Prof. Dr. Drs. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M. Guru Besar Hukum Bisnis, Alfatika Aunuriella Dini, S.H., M.Kn., Ph.D. Dosen Hukum Perdata, Prof. Dr. Sulistiowati, S.H., M.Hum. Guru Besar Hukum Bisnis, serta Prof. Dr. Nindyo Pramono, S.H., M.S. Guru Besar Hukum Bisnis. Pembahasan intensif berlangsung pada Sabtu pukul 09.00–17.00 WIB dan Minggu pukul 08.00–17.00 WIB.

Mengawali rangkaian pembelajaran pada Sabtu pagi, para peserta mengikuti Pre-Test 5. Sesi ini berlangsung dari pukul 08.00-09.00 WIB, sesi ini dirancang tidak hanya sebagai pemanasan, tetapi juga sebagai alat diagnostik untuk memetakan pemahaman awal peserta, sehingga diskusi di dalam kelas dapat berlangsung lebih mendalam dan relevan dengan tantangan praktis yang dihadapi.

Inisiatif ini menegaskan kembali komitmen bersama antara Fakultas Hukum UGM dan Pertamina dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs. Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia SDG 4: Pendidikan Berkualitas, penguatan tata kelola perusahaan yang adil dan transparan SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta kolaborasi lintas sektor yang produktif SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, program ini secara nyata berkontribusi pada pembentukan ekosistem hukum korporasi nasional yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

Penulis: Vito Marcelo Wijaya (NRGS)

TAGS :  

Berita Terbaru

PKBH FH UGM dan RRI Pro 2 Yogyakarta Siarkan Edukasi Hukum “Gaji Jogja, Kontrak Buta: untuk Lindungi Freelancer dan Anak Magang” 

Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum (PKBH) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 2 Yogyakarta menyelenggarakan program siaran penyuluhan …

FH UGM dan Kementerian Hukum Gelar Uji Publik RUU GAAR untuk Perkuat Keadilan Restoratif

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum Republik Indonesia menyelenggarakan Uji Publik Rancangan Undang-Undang Grasi, Amnesti, Abolisi, …

Jupriyadi Raih Gelar Doktor UGM Usai Tawarkan Reformulasi Peninjauan Kembali Demi Kepastian Hukum

Program Studi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (PDIH FH UGM) kembali melahirkan pakar hukum baru yang membawa gagasan strategis bagi penyempurnaan sistem …

Scroll to Top