Sharing Session Seri 5: “Aku Mau Cerita…” Gambaran Korban tentang Keadilan

Pusat Kajian Law, Gender, and Society (LGS) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Sharing Session Seri 5 yang memaparkan temuan awal penelitian berjudul “Aku Mau Cerita…”: Gambaran Korban tentang Keadilan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 15.30 WIB hingga selesai, bertempat di Meeting Room 1, Pusat Kajian, Fakultas Hukum UGM. Diskusi ini terbuka bagi peneliti Fakultas Hukum dan volunteer LGS.

Diskusi ini dipantik oleh Dr. Diana Batchelor, selaku Primary Investigator dalam penelitian tersebut, dan dimoderatori oleh Annisa Ayuningtyas, S.H., LL.M., sebagai Co-researcher.

Dalam sesi ini, Dr. Diana Batchelor memaparkan temuan awal penelitian yang mengangkat suara dan perspektif korban dalam memaknai keadilan, khususnya bagaimana pengalaman korban selama proses pencarian keadilan turut membentuk pemahaman mereka tentang apa yang sesungguhnya dibutuhkan untuk merasa pulih dan diakui. Penelitian ini menempatkan narasi korban sebagai pusat analisis, sebagai upaya untuk mengkritisi pendekatan keadilan yang selama ini cenderung berorientasi pada proses hukum formal semata, tanpa cukup mempertimbangkan pengalaman dan kebutuhan subjektif korban.

Melalui forum ini, tim peneliti berharap dapat memperoleh masukan dari para peneliti dan volunteer LGS untuk memperkaya analisis lebih lanjut, sekaligus membuka ruang diskusi kritis mengenai bagaimana sistem hukum dan sosial dapat lebih responsif terhadap suara korban dalam mewujudkan keadilan yang bermakna.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 5 tentang Kesetaraan Gender melalui penguatan perspektif dan suara korban dalam memperoleh keadilan tanpa diskriminasi, serta SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui dorongan terhadap sistem hukum yang lebih responsif terhadap pengalaman dan kebutuhan korban. Melalui penelitian dan diskusi berbasis perspektif korban, LGS FH UGM berupaya mendorong terwujudnya akses terhadap keadilan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada pemulihan korban.

TAGS :  

Berita Terbaru

Scroll to Top