{"id":43557,"date":"2026-08-21T14:30:50","date_gmt":"2026-08-21T07:30:50","guid":{"rendered":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/?p=43557"},"modified":"2026-08-21T14:30:50","modified_gmt":"2026-08-21T07:30:50","slug":"pandekha-fh-ugm-dorong-praktik-bisnis-berkelanjutan-melalui-literasi-bisnis-dan-hak-asasi-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/pandekha-fh-ugm-dorong-praktik-bisnis-berkelanjutan-melalui-literasi-bisnis-dan-hak-asasi-manusia\/","title":{"rendered":"PANDEKHA FH UGM Dorong Praktik Bisnis Berkelanjutan melalui Literasi Bisnis dan Hak Asasi Manusia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Pusat Kajian Demokrasi, Konstitusi, dan Hak Asasi Manusia (PANDEKHA) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan penyuluhan hukum bertajuk <\/span><b>\u201cLiterasi Bisnis dan HAM untuk Usaha Bertanggung Jawab\u201d<\/b><span style=\"font-weight: 400\">. Kegiatan ini memanfaatkan program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Pro Justicia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> TVRI Yogyakarta pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengabdian kepada masyarakat untuk memperkuat pemahaman publik mengenai hubungan antara aktivitas bisnis, perlindungan hak asasi manusia (HAM), dan keberlanjutan usaha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kegiatan tersebut menghadirkan Sahid Hadi merupakan Peneliti Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia (PUSHAM UII), Yance Arizona, S.H., M.H., M.A., merupakan Dosen Hukum Tata Negara FH UGM serta Nabiyla Risfa Izzati, S.H., LL.M. (Adv.), Ph.D., merupakan Dosen Ketenagakerjaan FH UGM. Penyuluhan membahas pentingnya prinsip bisnis dan HAM dalam praktik usaha modern, khususnya agar pertumbuhan ekonomi dan kegiatan bisnis dapat berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak pekerja, masyarakat lokal, serta lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Aktivitas bisnis memiliki kontribusi penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan menggerakkan perekonomian. Namun, kegiatan usaha juga dapat menimbulkan risiko terhadap HAM ketika orientasi ekonomi tidak disertai tata kelola yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, penyuluhan memperkenalkan kerangka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (UNGPs) yang bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu kewajiban negara untuk melindungi HAM (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">protect<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), tanggung jawab perusahaan untuk menghormati HAM (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">respect<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">), serta tersedianya akses terhadap pemulihan bagi pihak yang terdampak (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">remedy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">).<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-43559 size-full\" src=\"https:\/\/law.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/08\/Template-Watermark-Foto-11.jpg\" alt=\"\" width=\"1920\" height=\"1080\" srcset=\"https:\/\/law.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/08\/Template-Watermark-Foto-11.jpg 1920w, https:\/\/law.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/08\/Template-Watermark-Foto-11-300x169.jpg 300w, https:\/\/law.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/08\/Template-Watermark-Foto-11-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/law.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/08\/Template-Watermark-Foto-11-768x432.jpg 768w, https:\/\/law.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/08\/Template-Watermark-Foto-11-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/law.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/2026\/08\/Template-Watermark-Foto-11-18x10.jpg 18w\" sizes=\"(max-width: 1920px) 100vw, 1920px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembahasan juga menyoroti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Human Rights Due Diligence<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau Uji Tuntas HAM. Hal ini dilakukan sebagai upaya bagi perusahaan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan memitigasi potensi dampak negatif kegiatan usaha terhadap HAM. Dalam konteks tersebut, penghormatan terhadap HAM tidak berhenti pada kepatuhan formal terhadap regulasi, tetapi perlu terintegrasi dalam proses pengambilan keputusan dan pengelolaan risiko perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu pesan penting disampaikan oleh Nabiyla Risfa Izzati. Ia menekankan bahwa penerapan prinsip Bisnis dan HAM seharusnya tidak dipandang sebagai beban tambahan bagi pelaku usaha. Sebaliknya, penghormatan terhadap HAM perlu diposisikan sebagai bagian dari <\/span><b>keberlanjutan bisnis<\/b><span style=\"font-weight: 400\">. Ketika perusahaan memastikan pemenuhan hak pekerja, mengidentifikasi risiko sosial sejak awal, serta mengelola dampak kegiatan usahanya secara bertanggung jawab, maka perusahaan sedang menjalankan kewajibannya hingga membangun kepercayaan dan memperkuat keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam diskusi, Yance Arizona dan Sahid Hadi turut menyoroti pentingnya pembentukan regulasi yang harmonis dan tidak saling tumpang tindih. Keduanya menekankan bahwa persoalan tidak hanya terletak pada banyaknya aturan yang mengatur aktivitas bisnis, tetapi juga pada sejauh mana masyarakat memahami tujuan dan arah pembentukan regulasi tersebut. Dalam praktiknya, masyarakat kerap tidak mengetahui maksud di balik suatu kebijakan karena belum dilibatkan secara memadai dalam proses pembentukannya. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat menjadi penting agar regulasi ketenagakerjaan mampu menjawab kebutuhan dan persoalan yang benar-benar dihadapi masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Melalui penyuluhan hukum ini, masyarakat diharapkan memiliki literasi hukum yang lebih kuat untuk mengenali hak-haknya, memahami tanggung jawab pelaku usaha, serta mengetahui pentingnya mekanisme pemulihan ketika terjadi dampak negatif akibat aktivitas bisnis. Pada saat yang sama, pelaku usaha diharapkan dapat melihat penerapan prinsip Bisnis dan HAM sebagai investasi dalam tata kelola, reputasi, ketahanan, dan keberlanjutan perusahaan. Dengan demikian, prinsip Bisnis dan HAM mengupayakan keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan kepentingan ekonomi bisnis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pelaksanaan kegiatan ini mendukung pencapaian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">UN Sustainable Development Goals<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (SDGs), particularly <\/span><b>SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institution<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, melalui peningkatan literasi hukum, penghormatan terhadap HAM, dan akses terhadap keadilan. Kegiatan ini juga berkaitan dengan <\/span><b>SDG 17: Partnership for the Goals<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, akademisi, media, dan masyarakat. Melalui edukasi publik mengenai Bisnis dan HAM, PANDEKHA FH UGM berharap dapat berkontribusi dalam membangun praktik usaha yang semakin akuntabel, inklusif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penulis: Mayang Anggi Pradita (Junior Researcher PANDEKHA FH UGM)<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pusat Kajian Demokrasi, Konstitusi, dan Hak Asasi Manusia (PANDEKHA) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan penyuluhan hukum bertajuk \u201cLiterasi Bisnis dan HAM untuk Usaha Bertanggung Jawab\u201d. Kegiatan ini memanfaatkan program Pro Justicia TVRI Yogyakarta pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengabdian kepada masyarakat untuk memperkuat pemahaman publik mengenai hubungan antara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":95,"featured_media":43558,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[28,218,77],"tags":[240,241,228,239,220],"class_list":["post-43557","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-berita-sdgs","category-pengabdian","tag-fakultas-hukum-ugm","tag-law-ugm","tag-sdg-16-perdamaian-keadilan-dan-kelembagaan-yang-tangguh","tag-sdg-17-kemitraan-untuk-mencapai-tujuan","tag-sdgs"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/95"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43557"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43557\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43560,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43557\/revisions\/43560"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43558"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}