{"id":1138,"date":"2016-04-18T08:15:58","date_gmt":"2016-04-18T08:15:58","guid":{"rendered":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/?p=1138"},"modified":"2016-04-18T08:15:58","modified_gmt":"2016-04-18T08:15:58","slug":"kuliah-umum-peran-mahasiswa-dan-kampus-dalam-pemberantasan-korupsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/kuliah-umum-peran-mahasiswa-dan-kampus-dalam-pemberantasan-korupsi\/","title":{"rendered":"Kuliah Umum: Peran Mahasiswa dan Kampus dalam Pemberantasan Korupsi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/law.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/sites\/1043\/2016\/04\/IMG_0845.jpg\" rel=\"attachment wp-att-1139\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1139\" src=\"https:\/\/law.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/9\/sites\/1043\/2016\/04\/IMG_0845-300x200.jpg\" alt=\"IMG_0845\" width=\"600\" height=\"400\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Peningkatan pertumbuhan di Indonesia yang terjadi akhir-akhir ini tidak diimbangi dengan kemerataan kesejahteraan. Rasio gini Indonesia pada tahun 2015 adalah 0, 43. Hal tersebut menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan yang besar antara \u201cSi kaya\u201d dan \u201cSi miskin\u201d di bumi pertiwi. Faktor esensial yang memicu hal tersebut adalah praktik korupsi yang terus terjadi. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. M. Mahfud M. D., S.H., S.U. dalam kuliah umum bertajuk Peran Mahasiswa dan Kampus dalam Pemberantasan Korupsi. Kuliah umum yang diselengggarakan pada Jumat (15\/4) di ruang 3.3.1 Fakultas Hukum UGM ini dihadiri oleh mahasiswa UGM dari berbagai fakultas.<br \/>\nKorupsi sebagai kejahatan luar biasa harus memiliki upaya pemberantasan yang juga tidak biasa. \u201cKorupsi ini harus diselesaikan secara kompleks,\u201d tukas Thony Saut Situmorang, S.Si. M.M. Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mengatakan bahwa hal yang paling penting adalah membangun value dalam masyarakat. \u201cKalau value itu tidak bertemu, kita mau buat strategi, struktur, sistem, skill seperti apapun, nggak ada (korupsi akan tetap terjadi),\u201d tegasnya. Dalam membangun value ini, Saut sependapat dengan Mahfud M.D. bahwa penegakan hukum harus diperbaiki. Salah satu caranya adalah menerapkan prosedur operasional standar yang tegas untuk mencegah koruptor yang lahir karena tuntutan sistem.<br \/>\nDi akhir acara, Laras Susanti, S.H., LL.M., selaku moderator kuliah umum, membuka sesi tanya-jawab. Mahasiswa FH UGM angkatan 2015 mengajukan pertanyaan mengenai wacana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khusus koruptor yang pernah diberitakan oleh media masa. Menanggapi pertanyaan tersebut, Mahfud M.D. mengatakan bahwa Ia pernah menyarankan agar dibuat suatu kebun koruptor, dimana koruptor diperlakukan seperti binatang. Namun, ucapan tersebut hanyalah gurauan sebagai ungkapan kekesalannya terhadap koruptor. Gurauan itu Ia lontarkan ketika berkumpul dengan anak-anak penulis pada jenjang Sekolah Dasar (SD) yang dikumpulkan oleh KPK. \u201cKalau perlu, koruptor itu dimasukkan ke Lapas yang terletak di dalam Mall agar keluarganya malu dan orang lain tidak berani melakukan korupsi\u201d, gurau Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2011.<br \/>\nKegiatan yang dibuka untuk umum ini juga dihadiri mahasiswa Fakultas Hukum UGM yang mengambil mata kuliah Klinik Hukum. Mata kuliah ini menggabungkan teori dengan praktik kepada para mahasiswa, baik berbasis penelitian, pengabdian masyarakat, maupun pengajaran. Tujuan mata kuliah tersebut adalah agar para mahasiswa dapat menyebarkan perspektif anti korupsi dalam kapasitasnya ketika berprofesi sebagai penegak hukum. Sebelum berakhirnya acara, Saut berpesan kepada para peserta untuk selalu menjaga integritas. (Lita\/Fitri)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peningkatan pertumbuhan di Indonesia yang terjadi akhir-akhir ini tidak diimbangi dengan kemerataan kesejahteraan. Rasio gini Indonesia pada tahun 2015 adalah 0, 43. Hal tersebut menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan yang besar antara \u201cSi kaya\u201d dan \u201cSi miskin\u201d di bumi pertiwi. Faktor esensial yang memicu hal tersebut adalah praktik korupsi yang terus terjadi. Hal ini disampaikan oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-1138","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1138","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1138"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1138\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1138"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1138"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/law.ugm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1138"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}