Evaluasi Studi Magister Hukum Kesehatan

Evaluasi Studi
Evaluasi bertujuan mengukur capaian yang diperoleh setiap mahasiswa. Ketentuan evaluasi sebagai berikut:

1. Waktu evaluasi di akhir semester, dengan menggunakan komponen:

  • Ujian Akhir Sementer; dan/atau
  • Penugasan lain yang diberikan dosen pengampu mata kuliah berupa makalah dan/atau paper; dan/atau
  • Keaktifan dalam kelas/diskusi.

2. Kejujuran akademik, berupa tidak melakukan pelanggaran terhadap:kecurangan pada saat mengikuti ujian

  • plagiarisme;
    ujian atau tugas akademik lainnya yang langsung maupun tidak langsung untuk kepentingan orang lain;
  • Menyuruh orang lain yang langsung maupun tidak langsung untuk mengerjakan ujian atau tugas akademik lainnya untuk kepentingan dirinya;
  • Kegiatan-kegiatan yang merugikan kepentingan akademik orang lain;
  • Kegiatan yang langsung atau tidak langsung dapat mempengaruhi independensi dosen;
  • Membuka, membaca dan/atau menyadur tulisan yang terdapat dalam buku, dokumen lainnya dan/atau media elektronik pada saat menempuh ujian dengan sistem buku tertutup (closed book);
  • Melakukan kerjasama dengan peserta ujian lainnya dalam ujian sistem buku tertutup (closed book) maupun dalam ujian sistem buku terbuka (open book).
    Mahasiswa yang melanggar ketentuan tentang kejujuran akademik dikenai sanksi yang sesuai dengan bentuk pelanggarannya, jenis-jenis sanksi: (a)dikeluarkan dari ruang ujian; (b)pekerjaan ujian dinyatakan tidak sah; (c)karya akademiknya dinyatakan tidak sah; (d)mahasiswa yang bersangkutan diskors; atau (e)sanksi lain yang diberikan oleh Dekan berdasarkan peraturan yang berlaku.

Penilaian
Penilaian kemajuan dan keberhasilan peserta pada dasarnya mengacu pada sistem kredit yaitu sistem penilaian akhir dengan skala sebagai berikut:

NILAI ABSOLUT
Nilai Batas Nilai Batas
A 80 C- 57.5
A- 77.5 C/D 55
A/B 75 D+ 52.5
B+ 72.5 D 50
B 70 E 47.5
B- 67.5
B/C 65
C+ 62.5
C 60

Semua beban kredit yang pernah ditempuh digunakan untuk menghitung Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).  Dalam penghitungan IPK tersebut tidak boleh ada nilai D atau dibawahnya.  Untuk nilai C dapat diulang atau diperbaiki pada waktu mata kuliah yang bersangkutan ditawarkan atau diujikan.

Batas Waktu Studi
Waktu studi paling lama 4 (empat) semester. Hal ini dengan pengaturan bahwa mahasiswa yang sampai akhir semester 2 (dua) tidak mencapai jumlah 15 (lima belas) SKS dan dengan indeks prestasi di bawah 3,00 (tiga koma nol nol) tidak diperkenankan menempuh tesis hingga batas yang ditetapkan Program Studi. Jika dalam batas satu semester tambahan Mahasiswa tidak dapat mencapai kemajuan studi mahasiswa tidak diperkenankan melanjutkan studi dan dinyatakan mengundurkan diri atau drop-out.
Apabila dalam waktu 4 (empat semester) belum lulus, bagi yang masih menghendaki meneruskan studi dapat mengajukan permohonan perpanjangan masa studi, yang diketahui oleh dosen Pembimbing Tesis dan Pimpinan Program Studi. Perpanjangan masa studi maksimal diberikan 2 x satu semester.
Apabila mahasiswa yang bersangkutan sudah tidak memenuhi ketentuan batas waktu studi diharuskan, maka mahasiswa tersebut wajib membuat surat pernyataan untuk mengundurkan diri sebagai mahasiswa Program Studi Magister Hukum Kesehatan Fakultas Hukum UGM dalam waktu paling lama 3 (tiga) bulan dan akan diberikan bukti transkrip nilai yang pernah ditempuh. Apabila mahasiswa tersebut menolak untuk  membuat surat pernyataan pengunduran diri, maka Dekan akan menerbitkan surat keluar (drop out) dan tidak diberikan transkrip nilai.