Kemahasiswaan

I. ORGANISASI MAHASISWA UNIVERSITAS GADJAH MADA

1. Organisasi mahasiswa di lingkungan UGM

Organisasi mahasiswa di lingkungan UGM terdiri dari:
(a) Badan Kelengkapan Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada
(b) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Badan Kelengkapan Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada terdiri atas:
– Kongres Mahasiswa Universitas Gadjah Mada selanjutnya disingkat KMU.
– Senat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada selanjutnya disingkat SMU.
– Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada selanjutnya disingkat BEMU.
– Senat Mahasiswa Fakultas selanjutnya disingkat SMF.
– Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas selanjutnya disingkat BEMF.
– Himpunan Mahasiswa Jurusan selanjutnya disingkat HMJ.

Sedangkan Badan Kelengkapan Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada di tingkat Fakultas terdiri dari:
– Senat Mahasiswa Fakultas disingkat SMF.
– Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas disingkat BEMF
– Himpunan Mahasiswa Jurusan disingkat HMJ, khusus bagi fakultas yang mempunyai jurusan.

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di UGM terdiri atas:
a. Unit Atletik;
b. Unit Berkuda;
c. Unit Bola Basket;
d. Unit Bola Volly;
e. Unit Bridge;
f. Unit Bulu Tangkis;
g. Unit Catur;
h. Unit Hockey;
i. Unit Judo;
j. Unit Karate Inkai;
k. Unit Karate Kala Hitam;
l. Unit Shorinji Kempo;
m. Unit Merpati Putih;
n. Unit Merpati Putih;
o. Unit Perisai Diri;
p. Unit IKS Pro-Patria;
q. Unit Persaudaraan Setia Hati Teratai;
r. Unit Renang;
s. Unit Selam;
t. Unit Sepak Bola;
u. Unit Softball dan Baseball (USB);
v. Unit Taekwondo;
w. Unit Tenis Lapangan;
x. Unit Tenis Meja; dan
y. Unit Terjun Payung.

2. Kegiatan Penalaran Mahasiswa

Kegiatan Penalaran Mahasiswa terdiri atas:
(a) Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (LKIM) yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan UGM
(b) Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas)
(c) Seminar Akademik.

3. Pemilihan Mahasiswa Berprestasi

Pemilihan mahasiswa berprestasi dilakukan untuk mendapatkan mahasiswa yang layak mendapatkan penghargaan karena prestasinya di bidang akademik maupun nun akademik. Kegiatan pemilihan diselenggarakan dalam kaitannya dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada setiap Mei. Mahasiswa yang memiliki IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) tertinggi di tiap perguruan tinggi dalam bidang ilmu/seni, berjiwa Pancasila, dan ikut kegiatan ekstrakurikuler yang patur dibanggakan dapat disertakan dalam kegiatan ini. Selain itu, kegiatan pemilihan juga dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis UGM.

4. Penghargaan untuk Mahasiswa

UGM akan memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang berprestasi. Prestasi tersebut dapat berupa prestasi akademik, nonakademik, dan prestasi khusus. Prestasi akademik yang diapresiasi terdiri dari prestasi studi dan prestasi penelitian. Untuk prestasi non akademik terdiri atas prestasi olahraga, seni, dan komunikasi.
Untuk penghargaan terhadap prestasi khusus diberikan kepada mahasiswa yang melakukan suatu kegiatan lain di luar yang telah ditentukan, yang dapat mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada.

5. Informasi Beasiswa

Terdapat beberapa skema beasiswa yang hampir di setiap tahun ditawarkan oleh lembaga pemberi beasiswa kepada mahasiswa UGM Universitas Gadjah Mada.

 

II. LEMBAGA KEMAHASISWAAN FAKULTAS HUKUM

Lembaga kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Hukum UGM meliputi sebagai berikut:

A. Dewan Mahasiswa Justicia
Dewan Mahasiswa Justicia merupakan lembaga kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Hukum UGM yang difungsikan sebagai lembaga eksekutif dan legislatif mahasiswa Fakultas Hukum UGM. Lembaga yang dideklarasikan pada bulan Agustus 2001, sebenarnya merupakan wajah baru dari dua lembaga kemahasiswaan, yakni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Senat Mahasiswa (SM) yang resmi bubar pada periode tahun 1999-2000. Visi lembaga ini adalah mewujudkan persatuan dan persaudaraan antara sesama mahasiswa Fakultas Hukum UGM dan masyarakat pada umumnya; menggali, menghayati, mengembangkan, dan mengamalkan ilmu pengetahuan guna mengasah kepekaan sosial dan daya kritis mahasiswa terhadap setiap perubahan dan menyikapinya; pendewasaan dan pembelajaran bagi para pengurus pada khususnya dan mahasiswa Fakultas Hukum UGM pada umumnya. Dalam upaya pencapaian visi tersebut, lembaga ini mempunyai misi: menjadi wadah aspirasi, komunikasi, dan koordinasi antar mahasiswa Fakultas Hukum UGM maupun dengan mahasiswa se-Indonesia dan masyarakat pada umumnya; menjadi wadah untuk memperjuangkan kepentingan mahasiswa dan masyarakat pada umumnya, menjadi wadah bagi pengembangan mahasiswa dan ilmu hukum. Info lebih lanjut kunjungi [http://www.demajusticia.org/].

B. Keluarga Muslim Fakultas Hukum
Keluarga Muslim Fakultas Hukum (KMFH) UGM merupakan organisasi yang lahir sebagai bentuk keprihatinan dari sangat minimnya dakwah di lingkungan kampus UGM pada umumnya, dan Fakultas Hukum pada khususnya. KMFH mewadahi seluruh aktivitas dakwah di FH, termasuk aktivitas rohani dosen dan karyawan FH. KMFH merupakan lembaga dakwah inklusif, lembaga ini terbuka bagi siapa saja yang beragama Islam, sehingga wajah yang ditampilkan oleh KMFH adalah wajah ramah, terbuka dan penuh kekeluargaan. Hal ini selaras dengan Visi KMFH yakni Membumikan nilai-nilai Islam di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Sementara misi yang diembannnya adalah: meningkatkan kualitas kei manan; meningkatkan kualitas Ukhuwah Islamiyah; meningkatkan kualitas sumber daya insani intelektual. Info lebih lanjut kunjungi [http://kmfh.hukum.ugm.ac.id/].

C. Persekutuan Mahasiswa Kristen
Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Fakultas Hukum UGM adalah salah satu lembaga kerohanian mahasiswa di lingkungan Fakultas Hukum UGM di samping KMK dan KMFH. Visi dan misi PMK adalah “tinggi iman, tinggi ilmu, dan tinggi pengabdian”. Dalam kesehariannya PMK berusaha memberikan warna tersendiri dalam hal melayani Tuhan. PMK hadir sebagai wadah bersama di mana bisa belajar tentang nilai-nilai rohani, bertumbuh, belajar, tertawa, dan menangis bersamanya. Pembentukan karakter agar semua menjadi dewasa dan siap menjadi seorang sarjana hukum yang berprinsip dan memegang teguh idealisme Ketuhanan Yang Esa dengan berlandaskan jiwa Kristen. Info lebih lanjut kunjungi [http://pmk.hukum.ugm.ac.id/].

D. Keluarga Mahasiswa Katolik
Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Fakultas Hukum UGM merupakan sebuah keluarga bagi mahasiswa Katolik di lingkungan Fakultas Hukum UGM. KMK mempunyai lingkup kegiatan kerohanian Katolik yang mewadahi seluruh mahasiswa dan civitas academica Katolik Fakultas Hukum UGM. KMK berangkat dari gereja yang memiliki peran sebagai pelayan umat yang nantinya juga akan berperan serta dalam kehidupan gereja dan masyarakat, sehingga dasar kinerja KMK akan lebih menonjolkan sisi kekeluargaan sebagai pilar utamanya.

E. Badan Penerbitan Pers Mahasiswa (BPPM) “Mahkamah”
Badan Penerbitan Pers Mahasiswa (BPPM) “Mahkamah” merupakan satu-satunya lembaga pers maha- siswa yang ada di lingkungan Fakultas Hukum UGM. Lembaga ini didirikan oleh mahasiswa yang menyadari akan arti pentingnya dialektika keberadaan sebuah lembaga pers, pada tanggal 11 November 1989. Mahkamah menjadi lembaga kemahasiswaan yang cukup signifikan keberadaannya di tengah lingkungan civitas academica Fakultas Hukum UGM. Mahkamah terus berusaha mengembangkan tradisi intelektual di kalangan mahasiswa Fakultas Hukum UGM melalui membaca, berdiskusi, dan menulis. Mahkamah tidak akan pernah berhenti berjuang: “karena kita paham tidak perlu banyak orang untuk merubah suatu peradaban”. Info lebih lanjut kunjungi [http://mahkamahnews.org/].

F. Sanggar Kesenian “Apakah”
Tercetusnya konsep Sanggar Kesenian terjadi pada tanggal 22 Agustus 2002, di mana ada momentum peleburan antara komunitas teater “Apakah” yang telah eksis sebagai lembaga kemahasiswaan sejak tahun 1997 dengan Justicia

Music Community (Justimun) yang telah eksis sejak tahun 2000. Sanggar Kesenian “Apakah” Fakultas Hukum UGM dimaksudkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar menjadi manusia kolektif yang setia pada prinsip paguyuban yang menghargai pluralitas, anti kekerasan, berjiwa kesenian yang bebas, dan bervisi sosial (keberpihakan pada korban akibat cacatnya sistem sosial kemasyarakatan). Visi Sanggar Kesenian “Apakah” Fakultas Hukum UGM adalah sebagai media penyuara realitas sosial. Info lebih lanjut kunjungi [http://sanggarapakah.tumblr.com/].

G. Majestic-55
Majestic-55 (M-55) merupakan organisasi ke- pecintaalaman di Fakultas Hukum UGM yang berdiri pada tanggal 5 Mei 1979. Kata “Majestic” berarti “keagungan” dan 55 berarti 5 Mei (tanggal kelahiran M-55). Dalam mukadimah Anggaran Dasar M-55, disebutkan bahwa Majestic-55 dibentuk sebagai wadah pemersatu serta tempat mewujudkan kreativitas dan aktivitas di bidang kepecintaalaman, serta wadah penunjang dan pembantu usaha pelestarian alam dan lingkungan, serta pengabdian masyarakat. Majestic-55 bertujuan untuk: menghimpun, meningkatkan dan mengembangkan rasa, karsa dan karya manusia terhadap alam dan lingkungannya; sebagai wadah untuk menampung, mempersatukan serta mewujudkan kreativitas segenap anggotanya dalam bidang kepecintaalaman: sebagai wadah penunjang dan pembantu usaha pelestarian alam dan lingkungannya, pengabdian masyarakat, serta usaha- usaha lain yang menyangkut pembinaan generasi muda. Info lebih lanjut kunjungi
[http://majestic55.law.ugm.ac.id/].

H. Asian Law Students Association
Mahasiswa hukum menyadari bahwa untuk me- ngembangkan kajian keilmuan hukum, potensi anggota, meningkatkan kualitas organisasi, serta menjalin hubungan yang erat dan harmonis bukan hanya di satu daerah saja tapi meluas secara nasional, regional bahkan internasional. Untuk itu, diperlukan sebuah wadah agar tujuan di atas dapat tercapai sehingga terbentuklah Asian Law Students Association (ALSA) Fakultas Hukum UGM. ALSA Fakultas Hukum UGM adalah organisasi mahasiswa hukum pada tingkat Asia. Info lebih lanjut kunjungi [http://www.alsalcugm.org/].

Di samping organisasi kemahasiswaan di atas juga terdapat komunitas-komunitas yang telah berhasil mengikuti berbagai event nasional dan internasional, serta mengukir sejumlah prestasi yang membanggakan, yaitu sebagai berikut: (1). Komunitas HTN; (2). Komunitas Satria Paramatha; (3). Community of International Moot Court Competitions; (4). Komunitas Business Law Club; dan (5). Komunitas Olahraga dan Kesenian.